Yuk Menanam Kangkung, Mudah dan Cepat Panen

menanam kangkung
Kangkung yang ditanam secara hidroponik. (aessensegrows).*

 

BandungKlik – Siapa yang tak tahu kangkung? Ya, sayuran yang terbilang paling populer di Indonesia ini mudah diperoleh di pasar baik tradisional maupun modern.

Meskipun harganya relatif terjangkau, biasa dijual per ikat, sayuran daun hijau ini sudah menjadi menu hidangan di kafe, restoran hingga hotel bintang. Pendek kata, kangkung tidak melulu disajikan di warung-warung nasi atau tenda tepi jalan alias pedagang kaki lima.

Sajian berbahan kangkung semakin banyak penggemarnya dan pamornya terus meroket. Hidangan favoritnya: cah! Sering kali tumbuhan yang perbanyakannya dari biji ini juga ada dalam sajian pecel bersama kacang panjang, kol, labu, taoge dan kecombrang.

Tumbuhan bernama ilmiah Ipomoea aquatica ini kenyataannya bisa hadir dan tumbuh di kebun atau pekarangan rumah kita. Anda yang hobi menanam bisa mencoba menyemai biji kangkung yang bisa didapat di toko pertanian. Apa saja keuntungannya?

Tak perlu lahan luas

Menanam kangkung dengan memanfaatkan lahan kosong, bahkan sempit bisa dimulai dari sekarang. Caranya menggunakan polybag, pot, wadah atau sistem hidroponik. Praktiknya, tak perlu lahan luas karena bijinya bisa ditanam dengan jarak yang relatif agak rapat dan tumbuh tidak besar. Jika menaman dalam pot, cukup siapkan media tanah, sekam bakar, dan kompos dengan rasio 2:1:1.

Perawatan gampang

Meskipun bukan batang yang kuat, kangkung termasuk jenis sayuran yang tangguh di cuaca apa saja. Untuk menyiramnya bisa dilakukan sekali dalam sehari. Selain strong, tanaman ini relatif tidak mudah terserang hama atau penyakit.

Cepat panen

Masa panen tanaman ini boleh dibilang relatif cepat, yakni antara 25 hingga 30 hari setelah tanam. Untuk bibit yang ditanam dengan sistem hidroponik, bahkan waktu panennya bisa lebih cepat mulai 14 hingga 21 hari.

Panen sampai dua tahun

Tumbuhan hijau ini termasuk biennial (dwitahun). Artinya, biji yang ditanam bisa tumbuh dan dapat dipanen sampai usia dua tahun.

Cocok ditanam di rumah

Oleh karena tidak memerlukan lahan yang luas, kangkung cocok ditanam di halaman rumah. Memanen dari tanah atau kebun sendiri memang akan memberi rasa dan sensasi lain. Ada kebanggaan tersendiri yang jauh lebih bernilai dari sekadar harga kangkung. *

 

Silakan baca: Kangkung Bukan Hanya Enak Ditumis, Ini Manfaat Lainnya