Wisnus Kunci Pemulihan Industri Pariwisata Indonesia

mandalika pariwsata indonesia
Pantai Kuta Mandalika Lombok salah satu destinasi wisata andalan Indonesia. (Dok. kemenparekraf.go.id).*

 

BandungKlik – Wisnus (wisatawan nusantara) dinilai sebagai kunci pemulihan industri pariwisata Indonesia. Demikian disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno saat webinar bertajuk “Reimaging the Future of Indonesa”.

Untuk itu, pihaknya sedang mempersiapkan 5 destinasi superprioritas (DSP). Nantinya, destinasi-destinasi wisata tersebut ditargetkan untuk menggaet pasar domestik sehingga melancong di destinasi wisata di tanah air.

“Ada Rp 150 triliun dana yang teralokasi oleh wisatawan nusantara untuk berwisata ke luar negeri. Kami ingin dengan hadirnya 5 destinasi superprioritas yang baru, dengan kawasan strategis pariwisata nasional ini, bisa mengambil peluang. Atau, relokasi dari sebagian dana masyarakat yang habis untuk berwisata ke luar negeri,” tutur Sandiaga, Senin (22/3/2021), dikutip dari Antara.

Ada pun 5 destinasi wisata yang dikembangkan menjadi destinasi superprioritas oleh pemerintah adalah Danau Toba (Sumatera Utara) dan Candi Borobudur (Jawa Tengah). Selain itu, Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labua Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Silakan baca:

Inilah 7 Alasan Turis Senang Wisata ke Indonesia

Menurut rencana, kata Sandiaga, target penyelesaian pengembangan destinasi wisata tersebut diharapkan rampung pada akhir 2021. Sebelumnya, rencana awal penyelesaiannya akhir tahun lalu tetapi sempat mundur karena berbagai hal.

“Kita upayakan wisatawan domestik bisa jadi andalan dan tulang punggung. Kita ambil peran yang ditinggal. Istilahnya replacement value,” ujar Sandiaga.

Lebih lanjut ia mengatakan, para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia tengah menggodok pariwisata yang personalized, customized, localize, dan smaller size. Ke depan, potret pariwisata Indonesia akan berubah mengikuti adaptasi kebiasaan baru.

Untuk itu, para pelaku wisata lokal akan fokus menyediakan wisata untuk wisatawan yang berbasis kesehatan dan keselamatan.

“Saya yakin, wisatawan nusantara akan kembali jumlahnya dengan ditingkatkannya sertifikasi CHSE. Bulan-bulan ke depan akan kami gaspol sehingga 34 juta pelaku ekonomi kreatif bukan hanya bisa bertahan tetapi mampu menangkap peluang jadi pemenang,” tutur Sandiaga.

Silakan baca:

Aneka Kuliner Khas dari 5 Destinasi Super Prioritas