Update Persyaratan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh

persyaratan naik kereta
Penumpang kereta api berjalan di stasiun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (Dok. @keretaapikita).*

 

BandungKlik – Hendak bepergian naik kereta api jarak jauh? Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, ada sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi calon penumpang sebelum keberangkatan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan persyaratan tambahan. Berikut hal-hal yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan sebelum naik kereta api antarkota di Pulau Jawa dan Sumatera keberangkatan 26 Januari – 8 Februari 2021.

  • Penumpang wajib mematuhi protokol kesehatan 3M. Yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
  • Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar, menutupi hidung dan mulut. Gunakan masker kain tiga lapis atau masker medis.
  • Menunjukkan surat keterangan hasil pemeriksaan tes GeNose C19/ tes cepat antigen/ RT-PCR. Sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan kereta api.
  • Tidak diperkenankan untuk berbicara selama perjalanan.
  • Tidak diperkenankan makan dan minum pada perjalanan kurang dari 2 jam. Terkecuali, bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan.
  • Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celcius.

Silakan baca:

Ini 43 Stasiun Kereta Api yang Buka Layanan Tes Cepat Antigen

Adapun ketentuan lainnya adalah sebagai berikut:

  • Apabila hasil tes GeNose C19/ tes cepat antigen/RT-PCR pelaku perjalanan negatif tetapi menunjukkan gejala, maka ia tidak boleh melanjutkan perjalanan. Ia diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT/PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.
  • Bagi pelaku perjalanan di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan menyertakan tes GeNose C19/ tes cepat antigen/RT-PCR sebagai syarat perjalanan.
  • Persyaratan pelaku perjalanan menunjukkan surat keterangan hasil pemeriksaan tes GeNose C19/ tes cepat antigen/RT-PCR. Terkecuali, untuk perjalanan orang komuter dan perjalanan orang dalam wilayah atau kawasan aglomerasi. *

Sumber: @keretaapikita

Silakan baca:

PT KAI Akan Gunakan GeNose C19 Deteksi Covid-19