Unik, Enam Spot Tourism Ini Menggunakan Nama Selebriti

spot tourism nama selebriti
Panorama bawah laut di Halmahera Barat, Maluku Utara. (kemenparekraf.go.id).*

 

BandungKlik – Spot tourism atau titik lokasi wisata yang indah sering kali bikin orang terpesona dan jatuh cinta. Salah satu hal yang menarik adalah nama-nama yang disematkan pada lokasi tersebut. Misalnya, nama satwa dan tumbuh-tumbuhan yang menjadi identitas suatu tempat biar lebih mudah diingat.

Namun, ada yang tak kalah menarik. Dikutip dari kemenparekraf.go.id, sedikitnya enam spot tourism berikut menggunakan nama selebriti tanah air. Apa saja?

1. Mata Nadine

Nama “Mata Nadine” disematkan pada salah satu titik menyelam (diving) di Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Putri Indonesia 2005 Nadine Candrawinata langsung memberikan nama tersebut. Bukan tanpa alasan, Nadine menilai bahwa kegiatan menyelam membutuhkan penglihatan yang jeli untuk menikmati panorama bawah laut. Salah satunya ketika melihat langsung kawanan siput laut (Nudibranch) di titik selam “Mata Nadine”.

2. Ruang Nadine

Selain “Mata Nadine”, selebriti yang gemar menyelam tersebut memberi satu lagi nama titik menyelam di Kepulauan Sangihe: “Ruang Nadine”. Nama ini terinspirasi dari kamar aktris Indonesia tersebut. Meski berantakan, “Ruang Nadine” memiliki terumbu karang yang sangat indah dan menawan.

3. Lincah Nadine                

Tak hanya di Kepulauan Sangihe, nama Nadine juga melekat pada titik menyelam di Boalemo, Provinsi Gorontalo, yaitu “Lincah Nadine”. Pemilihan nama ini dilatarbelakangi oleh sifat Nadine Chandrawinata yang selalu lincah ketika menjelajah di bawah laut. Tak syak lagi, keindahan lokasi menyelam di Boalemo membuat mata dan hati penasaran untuk terus menjelajah.

4. Batu Kaka “Slank”

Penyematan nama spot tourism selebriti ini masih tentang titik menyelam terbaik di Indonesia: “Batu Kaka”. Hal ini bermula ketika Kaka Slank menjelajahi titik menyelam terbaru di Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Vokalis Slank ini tercatat sebagai orang pertama bukan asal Halmahera yang menyelam di lokasi tersebut. Nama “Batu Kaka” diberikan langsung oleh Bupati Halmahera Barat.

5. Jalur Luna Maya

Jalur Luna Maya berada di daerah Kapanewon, Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi DI Yogyakarta. Tak dimungkiri, jalur ini selalu menjadi favorit para pesepeda lantaran panoramanya yang indah. Sebermula, penamaan ini melekat ketika aktris papan atas Indonesia Luna Maya menjajal trek tersebut pada 2020. Banyak orang bilang udara di Jalur Luna Maya sangat segar dan bersih, seperti di Ubud, Provinsi Bali.

6. Tanjakan Luna Maya

Nama Luna Maya juga disematkan pada tanjakan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Tanjakan di Desa Podorejo kini dikenal dengan nama “Tanjakan Luna Maya” setelah rute ini dilalui sang aktris dengan bersepeda. Namun, Luna Maya tak kuasa melewati tanjakan tersebut sehingga memaksanya harus menuntun sepedanya. Sejak itu, para pesepeda menyebutnya dengan nama “Tanjakan Luna Maya.” *

 

Silakan baca: 

Spot Diving dan Snorkeling Terbaik di Sumbar

Sebelas Pulau Indah di Indonesia dengan Nama Satwa