UNESCO Akui 17 Geosite Belitong sebagai Geopark Dunia

geopark belitong
Tanjung Kelayang. (dok. babelprov.go.id).*

 

BandungKlik – UNESCO mengakui 17 geosite di Pulau Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai geopark dunia. Geopark Belitong dinilai punya keunikan aspek geologis, biologis, dan budaya.

“Hasil sidang council UGG menyatakan 17 geosite dalam Geopark Belitong akhirnya dinyatakan lulus (accepted) sebagai The New Member of UGG,” ujar Gubernur  Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, dikutip dari laman babelprov.go.id, Senin (19/4/2021).

Dikatakannya, sidang tersebut berlangsung secara virtual pada 15 April 2021 di Paris, Prancis. UNESCO mengakui keberagaman geologis di Pulau Belitung dan kepulauan sekitarnya. Keberagaman tersebut mencakup lanskap, bebatuan, mineral, proses geologis dan tektonik serta evolusi bumi di Belitung.

Pulau Belitong mengandung nilai sejarah terhadap peradaban sosial dan ekonomi masyarakatnya. Di kawasan pulau tersebut terdapat empat potensi warisan geologi bernilai tinggi. Yaitu, geomorfologi batuan granit di Perairan Pulau Belitong dan peninggalan Gunungapi Purba bawah laut Lava Bantal Siantu. Selain itu penemuan mineral timah terbesar di Asia Tenggara pada formasi kelapa kampit dan batu meteorit yang tersebar pada zona kuarter alluvial.

Silakan baca: Pesona Karya Alam Batu Belimbing di Bangka Selatan

Lanskap geologi Pulau Belitung yang unik menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna khas seperti ikan hampala dan toman. Keanekaragaman hayati tersebut digunakan masyarakat setempat dengan pemanfaatan tanaman herbal. Itulah mengapa Geopark Belitong meraih nilai tertinggi di antara sejarah pengajuan geopark nasional ke UGG, yaitu 850 dari 1000 poin tertinggi.

Geopark Belitong adalah geopark nasional ke-6 Indonesia yang masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark. Sebelumnya, Indonesia telah berhasil mendaftarkan Kaldera Toba, Batur, Ciletuh-Palabuhanratu, Gunung Sewu dan Rinjani.

Adapun 17 geosite Geopark Belitong adalah Juru Sebrang, Terong Tourism Village, Kuale Granite Mangrove Forest, dan Peramun Hill Granite Forest. Selanjutnya Tanjung Kelayang Trian Granite, Batu Bedil Trias Granite Rock, Nam Salu Open Pit, Lumut Hill, dan Batu Pulas Granite Rock.

Objek lainya Cendil Heat Forest, Tebat Rasau Cenozoic Swamp, Burung Mandi Cretacious Granidiorite, Siantu Pillow Lava, Tajam Mountain, Baginda Rocks, Punai Beach dan Gurumedang Tektite. *

Silakan baca: Danau Kaolin, Danau Unik Dua Warna di Bangka

Silakan baca: Puri Tri Agung Bangka, Berdiri Megah Menghadap Lautan