TPK Hotel di Jabar Naik, Kunjungan Wisman Menurun

hunian kamar hotel di Jabar
Kamar hotel (Iwan Gunaesa/BandungKlik)*

 

BandungKlik – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel di Jawa Barat pada periode November 2020 mengalami kenaikan. Mencapai angka 41,31 persen atau naik sebesar 4,29 poin dibandingkan TPK Oktober 2020 sebesar 37,02 persen.

Bersumber dari laman BPS Jawa Barat, kenaikan TPK Hotel di Jabar tersebut terjadi di kelas hotel bintang maupun nonbintang. TPK hotel bintang mencapai 48,89 persen, naik 5,32 poin dibandingkan TPK Oktober 2020 di angka 43,57 persen.

Di kelas hotel berbintang, TPK tertinggi tercatat pada hotel bintang 5 sebesar 74,16 persen. Sedangkan TPK terendah terjadi pada kelas hotel bintang 1 sebesar 26,30 persen.

Sementara TPK hotel nonbintang pada November 2020 mencapai 20,95 persen. Mengalami kenaikan 0,56 poin, dibandingkan oktober 2020 yang tercatat 20,39 persen. TPK tertingginya, terjadi pada hotel dengan kelompok kamar 25-40, sebesar 23,25 persen. Sedangkan yang terendah di angka 10,04 persen, tercatat pada hotel dengan kelompok kamar kurang dari 10.

Dari data di atas, untuk rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang November 2020 tercatat 1,44 hari dan di hotel non bintang selama 1,19 hari. Kemudian tamu asing yang menginap di hotel bintang rata-rata selama 2,41 hari dan di hotel non bintang 1,90 hari. Sedangkan tamu asal Indonesia menginap rata-rata selama 1,43 hari di hotel bintang dan di hotel non bintang selama 1,19 hari.

Silakan baca: Terkini, 24 Hotel di Kota Bandung Lolos Sertifikasi CHSE

Kenaikan TPK hotel di Jabar ini berbanding terbalik dengan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jabar yang mengalami penurunan. Pada November 2020, tercatat hanya 95 orang atau turun 27,48 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 131 orang.

Wisman yang masuk dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung hanya 1 orang, turun 93,33 persen dibanding Oktober 2020 yang mencapai 15 orang. Sisanya 94 orang merupakan kru kapal yang datang via Pelabuhan Muara Jati, ini pun jumlahnya turun 18,97 persen dibanding Oktober 2020.

Secara kumulatif, wisman yang datang ke wilayah Jabar selama tahun 2020 tercatat 31.503 orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan 78,10 persen dibandingkan selama tahun 2019 pada periode yang sama.*