BandungKlik – Taman Nasional (TN) Taka Bonerate  merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli. Dikelola dengan sistem zonasi untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.

Lokasinya berada di Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Wilayah ini merupakan pulau terbesar di Selayar.

TN Taka Bonerate (TNTBR) merupakan taman laut yang memiliki karang atol terbesar ketiga di dunia, setelah Kwajifein di Kepulauan Marshal dan Suvadiva di Kepulauan Maldives. Luas atol tersebut sekitar 220.000 hektar dengan terumbu karang yang tersebar datar seluas 500 km persegi.

Pulau-pulau di kawasan taman nasional, menawarkan panorama alam yang memesona. Pantainya berpasir putih dengan air laut yang jernih, serta pemandangan alam bawah laut yang menawan. Menjadi spot terbaik untuk aktivitas diving, snorkeling, dan sunbathing.

Keunikan lain yang menjadi ciri khas TNTBR, yaitu adanya kawanan bayi hiu (baby shark) di Pulau Tinabo. Salah satu pulau dalam kawasan taman nasional tersebut.

Silakan baca: Enam Destinasi Wisata di Bulukumba yang Wajib Dikunjungi

Di sana wisatawan bisa menikmati berbagai aktivitas, seperti melihat keindahan alam (seeing) dan berolahraga (sport). Keindahan alam yang dapat dinikmati berupa momen sunrise sekaligus sunset. Ada pula keanekaragaman biota laut seperti terumbu karang, ikan dan biota langka lain. Ditambah rimbunan pohon kelapa dan berbagai keindahan alam lainnya.

Sementara aktivitas olahraga yang dapat dicoba wisatawan, antara lain berenang, snorkeling, menyelam (scuba diving), berperahu (canoeing/sailing). Selain itu juga bisa memancing (fishing), jogging/ trekking, serta berjemur (sunbathing).

Sejarah & Luas Wilayah

Pada 1989, kawasan Taka Bonerate awalnya berstatus sebagai Cagar Alam Laut. Kemudian ditunjuk menjadi Taman Nasional pada 26 Februari 1992. Selanjutnya ditetapkan dengan SK Menteri Kehutanan No. 92/KPTS-II/2001, tanggal 15 Maret 2001. Luas kawasan mencapai 530.765 ha.

Pengelolaan kawasan TNTBR dilaksanakan dengan sistem zonasi. Zonasi dalam taman nasional ini terdiri dari 4 zona, yaitu Zona Inti (8.341 Ha), Zona Perlindungan Bahari (21.188 Ha), Zona Pemanfaatan (500.879)  dan Zona Khusus (357 Ha).

Berikutnya pada tahun 2018 dilakukan review Zonasi dengan surat Keputusan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. Hasilnya tanggal 23 Januari 2019, bertambah menjadi 7 zona, yaitu Zona Inti (10.046 Ha), Zona Perlindungan Bahari (25.875 Ha), Zona Pemanfaatan (9.491 Ha) dan Zona Khusus (270 Ha), Zona Tradisional (481.334 Ha), Zona Religi, Budaya dan Sejarah (3.279Ha), serta Zona Rehabilitasi (472 Ha).

Silakan baca: Menjelajahi Taman Nasional Way Kambas Lampung

Akses menuju Taman Nasional Taka Bonerate, bisa dimulai dari Kota Benteng, Ibu Kota Kepulauan Selayar. Perjalanan menggunakan kapal laut selama kurang lebih 8 jam atau 6 jam dari Pelabuhan Pattumbukan yang terletak di ujung utara Pulau Selayar.*

 

 

Sumber & Foto: Disparbud Kep. Selayar