BandungKlik – Berwisata ke Kabupaten Gunungkidul tak hanya destinasi pantai, tapi terdapat juga objek wisata air terjun yang wajib kalian kunjungi. Salah satunya Air Terjun Sri Gethuk yang terkenal karena keindahannya yang bisa membuat siapa pun terpesona.

Lokasi air terjun ini  berada di Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Untuk menempuhnya, wisatawan memerlukan waktu 1,5 jam dengan jarak sekitar 40 km dari pusat Kota Yogyakarta.

Perjalanan menuju Air Terjun Sri Gethuk, kalian akan melewati area sawah yang hijau dan juga kawasan hutan kayu putih. Kemudian wisatawan harus naik perahu karet ataupun gethek untuk menyeberangi sungai sepanjang 450 meter.

Meski perjalanannya cukup panjang, wisatawan akan langsung diobati keindahan alam yang begitu mempesona tersaji di Air terjun Sri Gethuk. Tampak aliran sungai, bebatuan, pepohonan, tumbuhan, dan tanaman air lainnya yang berpadu sangat indah.

Silakan baca: Pantai Wediombo DIY, Pasir Luas dan Kolam Alami Unik

Air terjun ini mengalir dari atas sebuah tebing dengan ketinggian sekitar 50 meter. Aliran sungai tersebut terdiri dari 3 mata air, yaitu mata air ngandong, Dong Poh, dan Ngumbul. Dengan debit air rata-rata 30 sampai dengan 60 liter perdetik.

Besarnya debit air tidak pernah kering meski di musim kemarau. Sehingga membuat kawasan di sekitar air terjun diwarnai hijaunya pepohonan serta persawahan.

Asal-Usul Nama Sri Gethuk

Nama Sri Gethuk berasal dari mitos yang beredar di masyarakat sekitar. Mereka percaya bahwa lokasi air terjun ini sebagai tempat berkumpulnya jin, terutama Jin Anggo Meduro. Jin ini menyukai gamelan khas Jawa dan menyimpan instrumen kethuk. Dari situlah nama Gethuk muncul.

Masyarakat setempat juga menyampaikan, terkadang ada suara gamelan yang mengalun pelan dari arah air terjun. Namun jika mendekatinya, suara tersebut hilang. Mereka pun percaya bahwa itu suara gamelan dari Jin Anggo Meduro.

Daya Tarik Wisata Air Terjun Sri Gethuk

Daya tarik dari air terjun di Yogyakarta ini berupa kolam alami yang terbentuk dari derasnya air terjun. Lalu terdapat pula undak-undakan dari batuan kapur di sekelilingnya. Wisatawan pun bisa bermain air ataupun berenang di kolam alami ini.

Silakan baca: Embung Nglanggeran, Keindahan di Kaki Gunung Api Purba

Bagi wisatawan yang punya nyali lebih, bisa mencoba sensasi cliff jumping atau melompat dari tebing menuju Sungai Oyo. Kalian juga boleh berenang di aliran sungai tersebut, tapi hati-hati sebab kedalamannya mencapai 5 meter. Jika tidak pandai berenang, pengelola setempat juga menyewakan ban atau pelampung.*