Tebing Breksi Yogyakarta, Destinasi Unik Bekas Galian Batu

Tebing Breksi Yogyakarta
Ukiran naga di Tebing Breksi yang tampak indah. (Iwan Gunaesa/Bandung Klik).*

 

Bandungklik – Tebing Breksi, kian populer menjadi destinasi unik di Yogyakarta yang ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan saking populernya, objek wisata ini menyabet juara pertama Anugerah Pesona Indonesia, Kategori Objek Wisata Baru Terpopuler dari Kementerian Pariwisata pada tahun 2017.

Dulunya kawasan Breksi merupakan galian tambang batu yang sudah berlangsung bertahun-tahun sejak era 80-an. Namun seiring waktu disulap menjadi objek wisata berupa tebing bebatuan unik dengan ukiran-ukiran yang menarik.

Dari hasil kajian penelitian, batuan kapur breksi yang ada di tempat itu merupakan endapan abu vulkanik dari gunung api Purba Nglanggeran di Gunungkidul. Untuk itu, kawasan Breksi pun menjadi cagar budaya yang harus dilestarikan. Mulai saat itu, warga sekitar akhirnya mengelola tempat tersebut menjadi objek wisata setelah melihat keindahan guratan bekas galian pada tebing.

Nama “Breksi” muncul dari warga setempat. Mereka mengikuti tren nama bukit batu tempat wisata di Bali dan Bandung yang hasil potongannya mirip dengan tebing ini, disebut dengan breksi. Kemudian Gubernur D.I. Yogyakarta pada 30 Mei 2015, meresmikan Tebing Breksi menjadi destinasi wisata.

Destinasi wisata yang berlokasi di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman ini, menjadi buruan favorit para penikmat panjang tebing, sepeda gunung, hingga fotografi. Banyak sudut di sana yang indah serta menarik sebagai spot berswafoto atau foto prewedding. Paling menarik ada di puncak tebing.

Silakan baca: Pantai Indrayanti, Primadona Wisata Bahari di Yogyakarta

Di puncak itu, pengunjung bisa melihat lanskap Kota Yogyakarta, Candi Prambanan, Candi Sojiwan, Candi Barong hingga kemegahan Gunung Merapi. Spot lainnya berupa Tlatar Seneng, sebuah amphitheater terbuka untuk pertunjukan kesenian. Dilengkapi panggung bulat berdiameter sekira 15 meter dengan latar tebing batu. Lalu, ada juga dinding kapur dengan ukiran seekor naga, tokoh wayang, dan arca Semar.

Bagi yang tertarik berkunjung ke sana, bisa ikuti rute dari pusat kota Jogja ke arah Candi Prambanan dengan jarak sekitar 7 km. Jika sudah tiba di kawasan Pasar Prambanan, pilih arah kanan menuju Piyungan. Kemudian, sekitar 3 km ke depan ambil jalur kiri hingga menemukan pertigaan. Dari pertigaan tersebut, lokasi Tebing Breksi hanya berjarak satu kilometer.*