Sorgum, Alternatif Pengganti Nasi yang Kaya Nutrisi

biji sorgum
Sorgum. (Foto Shutterstock/indonesia.go.id)

 

BandungKlik – Sorgum merupakan sejenis biji yang mengandung protein tinggi dan banyak manfaat bagi tubuh. Biji ini termasuk ragam makanan pokok sebagai alternatif pengganti nasi. Cocok bagi orang yang sedang menjalankan diet sehat.

Secara harfiah, sorgum adalah tanaman yang termasuk dalam suku graminae, memiliki tinggi batang hingga 6 meter. Bunganya berupa malai, buahnya berbentuk butiran bulat atau hampir bulat, dan berukuran lebih kecil daripada biji jagung.

Sumber lain menyebutkan, sorgum merupakan tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan (serealia, sirup), pakan ternak, dan bahan baku industri (alkohol, biofuel). Sebagai bahan pangan, biji ini berada pada urutan ke-5 setelah gandum, jagung, padi, dan jelai.

Keunggulannya, dikenal kaya akan nutrisi, kaya kandungan niasin, thiamin, vitamin B6, juga zat besi, dan mangan. Bahkan, kandungan protein, vitamin, dan mineralnya lebih tinggi daripada beras. Secara keseluruhan, nutrisinya mirip dengan havermut yang banyak ditemukan pada oatmeal.

Di Indonesia sendiri, sorgum telah lama dikenal petani, terutama di Jawa, NTB dan NTT. Di Jawa sorgum dikenal dengan sebutan Cantel, sering ditanam sebagai tanaman sela atau tumpang sari dengan tanaman lainnya. Pohonnya menyerupai jagung dengan biji berbentuk bulat kecil. Benua Afrika dipercaya sebagai negeri asal tanaman ini.

Silakan baca: Berikut 4 Makanan Sehat Pengganti Nasi

Makanan ini juga diklaim baik dikonsumsi penyandang diabetes, lantaran kandungan gulanya rendah. Dengan memakannya perut akan terasa kenyang lebih lama karena kandungan seratnya tinggi.

Aneka manfaat lain dari sorgum, selain bahan pangan, juga bisa digunakan sebagai pakan ternak, energi, serat, pupuk, obat-obatan, dan sesuatu yang menyenangkan. Sebagai pakan ternak, batang dan daun sorgum bisa menjadi santapan sehat bagi sapi, kerbau, kambing, dan domba.

Selain sebagai sumber makanan, bisa dijadikan sumber energi. Batang dari beberapa jenis sorgum dapat diolah menjadi etanol. Batangnya menghasilkan nira yang dapat diolah menjadi gula atau sirup. Kemudian nira difermentasi dan mengalami proses distilasi sehingga menjadi etanol 95 persen.

Serat dari tanaman bernama Latin Sorghum Bicolor itu, juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kertas dan papan partikel meja atau dinding. Tak sampai di situ saja, semua bagian sorgum pun diketahui bisa digunakan sebagai bahan pupuk organik.

Silakan baca: Tips Diet Sehat Untuk Turunkan Berat Badan

Tanaman sorgum bisa tumbuh di daerah kering dan minim unsur hara. Bahkan, bisa bertahan di tanah dengan kandungan garam tinggi termasuk di pinggir pantai. Tanamannya tahan terhadap kekeringan karena pada endodermis akar terdapat endapan silica.

Endapan silica berfungsi mencegah kerusakan akar pada kondisi kekeringan. Sorgum juga efisien dalam penggunaan air, sebab didukung sistem akar yang halus dan agak dalam. Sehingga mampu menyerap air cukup intensif.*

 

Sumber: indonesia.go.id