Sering Keliru, Ini Bedanya Scarf dan Bandana

scarf
Scarf motif kotak-kotak. (Irwan Akhmad/Bandung Klik).*

 

BandungKlik – Scarf dan bandana biasa dipakai sebagai penghias atau penghangat leher. Meski begitu, sebetulnya bahan kain ini tidaklah sama bahkan masih banyak orang yang keliru membedakannya.

Secara harfiah, scarf berarti syal atau halsduk. Syal merupakan sepotong kain yang dikenakan di leher atau kepala untuk sekadar penghangat, mode, atau perlindungan dari matahari. Kain ini juga banyak digunakan masyarakat untuk menunjukkan dukungan kepada klub atau tim olah raga kesayangannya. Misalnya, tim sepak bola.

Di negara-negara yang sedang musim dingin, syal menjadi benda yang banyak digunakan masyarakat. Begitu juga bagi para pelancong yang bepergian ke destinasi wisata yang berhawa relatif dingin. Benda ini cukup penting untuk sekadar penghangat kepala atau leher. Selain itu, syal juga dapat digunakan untuk menyeka keringat.

Adapun syal dapat dibuat dari beragam bahan kain, seperti wol, linen, sutra atau katun. Dari sisi bentuk, biasanya persegi panjang dengan surai di kedua sisinya. Motifnya juga bermacam-macam, mulai dari polos hingga kotak-kotak.

Pada awal abad ke-19, syal sudah menjadi aksesori fashion baik untuk pria maupun wanita dan menjadi aksesori pakaian serbaguna saat ini. Lantas, bagaimana dengan bandana?

bandana
Bandana motif “western”. (Irwan Akhmad/Bandung Klik).*

Dikutip dari heddels, bandana atau saputangan didefinisikan sebagai kain katun tenunan polos berbentuk persegi yang dicetak. Kain ini disebut cambric meskipun dapat dibuat dari sutra.

Bandana—sering keliru disebut syal, biasanya dilipat dan disimpan di saku belakang. Umumnya dipakai di leher, di sekitar dahi bahkan untuk menyeka hidung. Bandana dibuat bujur sangkar dengan ukuran kira-kira 20 kali 20 inci.

Seperti halnya syal, pada perkembangannya saputangan juga banyak sekali motifnya, mulai dari bunga hingga gambar tokoh. Saat ini, bandana banyak dibuat dari bahan katun. Selain acap digunakan para pemusik, benda ini juga begitu populer di antara pekerja tambang dan cowboy Amerika Serikat. *

Silakan baca:

Tweed, Wol Kasar yang Tenar Karena Salah Tulis