Sentinel, Pulau Indah Berpenduduk Misterius

pulau sentinel
Kepulauan Sentinel. (Dok. atg.world).*

 

BandungKlik – Sentinel, pulau indah nan eksotis di perairan Teluk Benggala India. Begitulah nusa mungil berpenduduk misterius ini terlihat dari udara.

Luasnya yang tak terlalu besar di wilayah Kepulauan Andaman, Pulau Sentinel Utara bikin takjub siapa pun yang melihatnya. Pantainya terhampar elok dengan hutan hijau yang lebat di tepian Samudera Hindia, seakan membius angan untuk menyambanginya. Namun siapa sangka, panorama alam Sentinel tak seindah penduduk yang mendiaminya.

Penduduk Sentinel yang dikenal sangat misterius telah berada di pulau itu sejak 60 ribu tahun silam. Tak banyak rekaman video atau bahkan foto yang dapat diambil dari jarak dekat.

Sejauh ini, belum pernah ada orang luar yang dapat berinteraksi secara baik dengan mereka. Jika pun ada, hanya di atas helikopter atau pesawat yang terbang rendah. Itu pun mendapat sambutan yang tidak bersahabat. Suku Sentinel seperti dilaporkan news.com.au, bakal menyerang dengan anak panah, busur hingga tombak. Hal ini seolah mengabarkan bahwa mereka tak mau pulaunya beroleh campur tangan orang asing.

suku sentinel
Suku Pulau Sentinel Utara. (timesofindia).*

Sempat dilaporkan, sekali waktu, ada nelayan yang memancing dan mendekat pulau tersebut tetapi berakhir dengan kematian. Konon, suku yang piawai memanah ini menolak peradaban modern. Jadinya, mereka benar-benar terisolasi.

Pemerintah India yang menguasai wilayah itu pun tak dapat melakukan banyak hal dan memilih membiarkan mereka hidup sesuai keinginannya. Tak ada hasil baik dari sejumlah cara untuk merangkul penduduk Sentinel. Pemerintah India hanya bisa menjaga wilayah itu untuk tidak disinggahi orang asing. Itulah hal terbaik yang dapat dilakukan hingga saat ini.

Memang, reputasi Pulau Sentinel terlanjur menakutkan karena selalu mengusir tamu tak diundang. Bahaya akan mengancam bagi yang mencoba mendekat. Jadinya, belum banyak diketahui siapa suku Sentinel sebenarnya, berapa populasinya, dan bahasa apa yang mereka gunakan. Hingga kini, keberadaan mereka  masih menjadi teka teki besar. *

Silakan baca:

Kepulauan Diomede, Berdekatan Tetapi Beda Waktu 23 Jam