Semarak Dataran Engku Hamidah, Wisata Baru di Batam

Dataran Engku Hamidah
Suasana malam di Dataran Engku Hamidah, Kota Batam.

 

BandungKlik – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Data Air (BMSDA) Kota Batam hadirkan objek wisata baru, Dataran Engku Hamidah. Destinasi wisata kota ini, dimeriahkan lampu hias berwarna-warni yang menjadi daya tarik swafoto yang instragrammable.

Warna-warni lampu hias jalan memancar dengan terang menambah semarak suasana objek wisata di Jalan Raja Haji Ali Fisabilillah, Batam Center itu. Dataran Engku Hamidah diresmikan 17 Desember 2019 lalu. Sudah banyak warga Kota Batam yang mendatangi lokasi ini, baik pagi, sore, dan malam hari.

Saat pagi dan sore hari, pengunjung yang datang banyak yang memanfaatkan sebagai tempat berolahraga, seperti bermain bola dan bersepeda. Kemudian di malam hari, pengunjung banyak yang terpikat untuk sekadar jalan-jalan, swafoto, dan menikmati suasana meriah dari aneka warna lampu.

Spot pertama yang menarik pandangan mata pengunjung, yakni huruf timbul “Dataran Engku Hamidah” dengan ukuran cukup besar. Huruf-huruf ini memancarkan cahaya lampu bergradasi warna biru, hijau, kuning, jingga, merah, ungu dan putih.

Berlanjut ke spot berikutnya, sebuah bangunan kerangka besi berlampu yang menyerupai bingkai serta memanjang membentuk terowongan dengan bentuk segi enam dan segi empat. Suasana budaya Melayu pun sangat terasa di Dataran Engku Hamidah.

Spot menarik lainnya untuk latar foto, berupa terowongan lampu bertuliskan Dataran Engku Hamidah berukuran sedang pada bagian depan atas terowongan dan hiasan gambar pohon kelapa pada bagian kanan kiri terowongan.

Silakan baca: Pariwisata Kepulauan Riau Siapkan 226 Event Tahun 2021

Kemudian pada bagian dalam terowongan, juga dihiasi lampu tumbler berwarna putih yang menjuntai ke arah bawah. Pengunjung dapat berswafoto ria baik di dalam maupun di luar terowongan.

Unsur-unsur kesenian khas melayu, khususnya Kota Batam pun tak lupa pula untuk menghiasi lokasi objek wisata tersebut. Seperti tiang lampu yang dihiasi dengan ornamen khas Melayu yang menyerupai motif bunga cengkih, dengan lampu kuning yang merupakan warna khas Melayu.

Tak hanya menyajikan panorama yang indah, lokasi ini pun dilengkapi ragam spot kuliner khas Kota Batam. Mulai dari makanan ringan hingga berat, seperti sup ikan, bakso kuah, mie ayam, rujak buah, jangung bakar dan rebus, bakso saos tusuk, aneka minuman, serta masih banyak lainnya.

Bagi anak-anak, terdapat beberapa pedagang yang berjualan mainan untuk anak-anak, salah satunya balon berlampu. Saat menikmati kuliner dan pemandangan lampu, pengunjung juga diiringi alunan live music, seperti angklung dengan ritme pop, akustik, dan solo keyboard.

Sekadar informasi, nama Dataran Engku Hamidah diambil dari nama seorang perempuan Riau yang sangat istimewa dalam sejarah Melayu. Perempuan itu merupakan putri dari Raja Ali Haji yang bernama Engku Puteri Raja Hamidah alias Engku Puteri. Beliau merupakan permaisuri dari Sultan Mahmud Marhum Besar, sang penguasa Kerajaan Johor.

Kala itu, Engku Puteri menerima mas kawin sebuah Pulau Penyengat yang menjadi pusat pemerintahan dari kerajaan Riau-Lingga. Bahkan, Engku Puteri juga memegang kendali pemerintahan sekaligus pemegang regalia atau alat-alat kebesaran kerajaan Riau-Lingga.

Silakan baca: Masjid Agung Natuna Tampil Megah Mirip Taj Mahal

Dalam perjalanan peristiwa sejarah, belum ada satupun permaisuri raja yang mendapat mas kawin sebesar yang diperoleh Engku Puteri. Sehingga belum ada satu pun wanita di dunia yang mengalahkan prestasinya itu.*

 

 

 

Sumber & Foto: disbudpar.batam.go.id