BandungKlik – Kekayaan alam dan keanekaragaman budaya Indonesia rupanya memikat sejumlah pelaku industri film Hollywood. Selain Bali, beberapa destinasi wisata berikut pernah dijadikan lokasi pembuatan film layar lebar yang dibintangi aktor kenamaan.

Pastinya, di sela acara syuting, para pesohor ini sekaligus dapat menikmat keindahan alam dan budaya Indonesia yang beragam. Salah satunya adalah Julia Robert yang begitu menikmati suasana Ubud di Bali dalam film “Eat, Pray Love”.

Berikut destinasi wisata Indonesia yang dijadikan lokasi syuting film Hollywood.

Ubud, Bali (Eat Pray Love)

Keindahan alam, budaya, dan tradisi Bali begitu memesona. Kita bisa melihatnya dalam film Eat Pray Love yang dibintangi aktris papan atas dunia Julia Roberts. Di Bali, film bergenre drama ini mengambil lokasi syuting di beberapa lokasi, seperti Pasar Seni Ubud, Tegalalang, Pantai Padang Padang, Rumah Ketut Liyer hingga Monkey Forest.

Eat Pray Love menceritakan tentang Elizabeth Gilbert (Julia Roberts) yang berkelana ke sejumlah negara guna mencari ketenangan hidup, salah satunya Indonesia. Di Pulau Dewata, Elizabeth akhirnya beroleh “cinta” yang selama ini ia cari.

Bromo dan Belitung (After the Dark)

After the Dark yang tayang perdana tahun 2014 menampilkan panorama Bromo, Belitung, dan Candi Prambanan. Film ini menceritakan tentang 20 siswa di kelas filsafat yang ditantang memainkan sebuah permainan.

Di Bromo, film ini syuting di kawasan Pasir Berbisik sekaligus menampilkan latar belakang panorama gunung yang anggun. Sementara di Belitung, After the Dark mengambil pesona biru air laut dengan ciri khas batuan besar sebagai latar film.

Candi Borobudur (Java Heat)

Film Java Heat yang diproduksi tahun 2013 juga melakukan syuting di Indonesia, tepatnya di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Mengapa Borobudur? Java Heat memilih Candi Borobudur karena bangunannya yang klasik dan sudah dikenal masyarakat dunia sebagai situs warisan dunia (UNESCO).

Beberapa aktris nasional turut bermain di film garapan Conor Allyn ini. Mereka adalah Atiqah Hasiholan, Tio Pakusadewo, Ario Bayu, dan Rio Dewanto.

Candi Prambanan (Beyond Skyline)

Selain Borobudur, candi megah yang pernah dijadikan lokasi syuting film Hollywood adalah Candi Prambanan, Yogyakarta. Mengapa? Sang sutradara Michael Mann tak menemukan lokasi yang cocok di Laos sesuai latar asli film.

Alasan lainnya, Candi Prambanan memiliki arsitektur yang megah dan menyisakan reruntuhan alami yang cocok dengan salah satu adegan dalam film. Selain di Candi Prambanan, Beyond Skyline juga syuting di Infinite Studio Batam.

Jakarta dan Bali (Blackhat)

Beberapa adegan film Blackhat diambil di sejumlah tempat di Jakarta dan Bali pada 2015. Di Jakarta, film yang dibintangi Chris Hemsworth mengambil lokasi syuting di Monas dan Masjid Istiqlal. Alasan masjid terbesar di Indonesia itu dipilih untuk memperlihatkan mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam. Alasan lainnya karena arsitektur masjid Istiqlal yang megah dan unik.

Sementara itu, di Bali, syuting Blackhat melibatkan sekira 5 ribu penduduk lokal yang menjadi bagian dalam adegan upacara adat di Bali. Sang sutradara berkeinginan menampilkan tradisi Indonesia yang beragam.*

Silakan baca:

Top 20 Film Kolosal Terbaik Sepanjang Masa