Seblak Ini Bukan Soal Hati Tapi Cita Rasa Pedas

seblak bandung
Seblak, jajanan jalanan bertekstur kenyal dengan cita rasa gurih dan pedas. (Irwan Akhmad/Bandung Klik).*

 

BandungKlik – Tak lengkap rasanya melancong ke Bandung tanpa mencicipi jajanan dengan cita rasa pedas ini. Seblak? Ya, Anda tidak salah.

Akan tetapi tunggu dulu, seblak atau nyeblak, kalau dalam Kamus Umum Bahasa Sunda sih artinya perasaan hati. Misalnya, mendengar orang yang celaka atau mengingat sesuatu yang bisa membuat celaka yang pernah dialami.

Kalau dikaitkan dengan pengertian tersebut memang gak nyambung. Namun, seblak yang satu ini juga punya urusan sama perasaan, bukan? Mari tunda dulu sejenak perkara hati, ini soal cita rasa menggugah selera yang urusannya masih di seputar lidah dan mulut.

Seblak, makanan asal Bandung yang dikenal punya cita rasa gurih dan pedas. Bisa bikin lidah bergoyang, tentu saja. Bahkan, karena cita rasanya itu, jajanan ini sempat viral dan banyak diburu penyuka kuliner nusantara.

Populer tahun 2010-an, makanan ini seakan jadi “raja jajanan jalanan” saat itu. Penggemarnya bukan cuma datang dari kaum hawa tetapi disukai semua kalangan terutama pencinta makanan berkuah pedas. Harga seporsinya yang hemat di saku membuatnya laris manis.

Sebetulnya, makanan bertekstur kenyal ini terbuat dari bahan-bahan yang sederhana dan mudah didapat di pasar. Jajanan jalanan tersebut terbuat dari kerupuk yang direbus dan dicampur racikan bumbu pedas yang terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih, garam dan kencur. Lalu disajikan dengan telur sehingga menambah lebih spesial.

Seblak Bandung berkembang dengan ragam level pedas dan variasi isi atau topping. Sebut saja ceker, mi, makaroni, cilok, bakso, sosis hingga tulang ayam.

Seiring dengan perkembangannya itu, seblak pun dikemas dengan kemasan yang lebih modern sehingga makin menarik perhatian. Selain di gerai-gerai dan gerobak pinggir jalan alias kaki lima, penjual seblak juga mudah dijumpai di kedai-kedai yang sediakan tempat makan di tempat. *

Silakan baca:

5 Mie Tradisional Indonesia, Nikmat dan Melegenda