Sate Laler, Kuliner Malam di Rembang yang Wajib Dicoba

Sate Laler
Sate Laler Rembang

 

BandungKlik – Kabupaten Rembang di Jawa Tengah mempunyai ragam kuliner lezat yang patut dicoba. Ada kuliner untuk sarapan dan makan siang, seperti Lontong Tuyuhan dan Sate Srepeh. Nah untuk menu kuliner malam di Rembang, wajib coba Sate Laler.

Sate laler menjadi salah satu menu makan malam yang relatif mudah dijumpai di area Rembang Kota. Hidangan ini memang cocok disantap pada malam hari, terlebih saat memasuki akhir tahun karena cuaca di Rembang kerap hujan. Cuaca dingin menyantap sate lezat sungguh nikmat rasanya.

Selain menu favorit makan malam, Sate Laler pun bisa dibilang street food-nya Rembang, sebab banyak dijumpai di pinggir-pinggir jalan. Biasanya, para penjual sate tersebut dapat ditemui di area Jalan Kartini.

Para penjual sate menempatkan dagangannya di depan ruko atau kios-kios yang sudah tutup. Ciri khas mereka menggunakan pikulan. Serta memakai lampu uplik sebagai penerangan. Di sampingnya, digelar tikar untuk lesehan. Hingga tampak terkesan nuansa tradisional.

Secara tampilan, Sate Laler memang seperti sate kambing pada umumnya. Namun sate ini ukuran potongan dagingnya relatif lebih kecil. Si Penjual akan langsung membakar pesanan sate laler di tempat. Satu porsi biasanya 10 tusuk. Setiap tusuknya ada yang diisi daging, lemak, atau hati.

Silakan baca: Pusat Kuliner Malam Galabo Bakal Diramaikan Kembali

Para pembeli bisa menikmati kenikmatan sate tersebut dengan lesehan di tikar ditemani pemandangan hilir mudik kendaraan dan suasana malam di Kota Rembang. Memilih untuk dibungkus dan dibawa pulang juga tak ada salahnya.

Satu porsi Sate Laler biasa disajikan di atas cobek yang terbuat dari tanah liat. Sama seperti sate kambing, bumbu yang digunakan berupa sambal kecap. Ditambah irisan bawang sampai tomat. Tingkat kepedasannya bisa disesuaikan dengan keingginan pembeli.

Keunikan lainnya terletak pada nasi sebagai pendamping sate yang disajikan terpisah dengan dibungkus daun jati. Biasanya sudah ditempatkan di tikar-tikar lesehan, ukuran satu bungkus nasi ini sebanding dua kali ukuran nasi kucing.

Cita rasa daging kambing pada sate ini, memberikan sensasi gurih di lidah, disusul rasa pedas dan manis sambal kecap yang begitu nendang. Agar terasa lebih segar, bisa ditambah irisan tomat.

Silakan baca: Aneka Kuliner Khas dari 5 Destinasi Super Prioritas

Jika berkesempatan berkunjung ke Rembang dan penasaran mencicipi Sate Laler, bisa mencarinya sekitar habis Magrib sampai tengah malam. Kadang ada pula penjual yang masih buka sampai dini hari.*

 

Sumber & Foto: visitjawatengah