Sangiran, Situs Homo Erectus Terbanyak di Dunia

sangiran
Ilustrasi kehidupan manusia purba. (dok. pariwisatasolo.surakarta.go.id).*

 

BandungKlik – Sangiran menjadi salah satu objek wisata kepurbakalaan di Indonesia bahkan dunia. Situs ini merupakan tempat terbanyak ditemukannya 100 fosil Homo erectus di dunia yakni 50 persen atau setengahnya. Di situs ini juga ditemukan sekira 60 fosil Meganthropus palaeojavanicus.

Situs arkeologi Sangiran membentang di area seluas 5.600 hektare, sekira 15 kilometer sebelah utara Surakarta, tepatnya di lembah Sungai Bengawan Solo dan kaki Gunung Lawu. Secara adiministratif terletak di Kabupaten Sragen dan Karanganyar, Jawa Tengah.

UNESCO menetapkannya dalam daftar cultural sites sejak 1996 sebagai situs warisan budaya dunia dengan nama Sangiran Early Man Site.

Lokasi Sangiran Early Man Site menjadi masyhur setelah penemuan Homo erectus dan artefak batu pada 1930-an. Awalnya sebuah bagian tengkorak Homo erectus ditemukan seorang petani lokal di sana. Lalu, penelitian tentang manusia dan binatang purba dilakukan, diprakarsai GHR von Koenigswald. Dia adalah ahli paleoantropologi dari Jerman yang bekerja pada pemerintah Hindia Belanda di Bandung.

Tak sampai di situ, Koenigswald pun turut berjasa memberi edukasi kepada masyarakat setempat untuk mengenali fosil. Bahkan mereka dibekali bagaimana memperlakukan fosil yang ditemukan dengan cara yang benar. Hasil dari penelitian itu dikumpulkan di salah satu rumah tokoh desa hingga tahun 1975.

Sejak tahun 1977 situs Sangiran ditetapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai cagar budaya. Meski belum dikelola di tempat yang lebih representatif, banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat itu sehingga memunculkan ide pendirian museum.

Sangiran Early Man Site adalah situs arkeologi manusia terlengkap di Asia bahkan dunia. Ada urutan geologi yang sangat signifikan dari zaman Pliosen awal sampai akhir dengan menggambarkan manusia, fauna, dan evolusi budaya dalam 2,4 juta tahun lalu.

Oleh karena itu, Sangiran menjadi salah satu situs kunci untuk memahami evolusi manusia sekaligus menghadirkan informasi lengkap tentang sejarah kehidupan manusia purba. *

Silakan baca:

Tujuh Keajaiban Dunia yang Berjaya pada Zaman Kuno