BandungKlik – Kesenian Sunda di Jawa Barat cukup beragam, salah satunya kesenian Karawitan Sunda. Secara luas, karawitan adalah seni suara, baik itu vokal maupun instrumen atau dikenal dengan waditra.

Kian hari seni Karawitan Sunda makin berkurang peminatnya, bahkan pertunjukannya pun jarang terlihat. Terutama generasi muda sekarang yang bersikap cuek dengan kesenian tradisional. Makanya upaya pelestarian Karawitan Sunda perlu dilakukan.

Seperti yang dilakukan H. Riskonda seorang mantan guru kesenian di Bandung, melestarikan Karawitan Sunda lewat Sanggar Waditra yang ia bangun sejak 1977. Lokasinya di Jalan Moh. Toha No. 379, Kecamatan Regol, Kota Bandung.

Sanggar Waditra tak hanya melatih cara memainkan seni Karawitan Sunda, namun dari awal sudah memproduksi pembuatan instrumen (waditra) khas Sunda. Seperti gamelan Sunda, kecapi, angklung, gambang, dan lain-lain.

Riskonda merintis bisnis produksi waditra sejak 44 tahun lalu. Dengan konsistensi dan idealisme, membuatnya mampu bertahan menjadi salah satu produsen alat kesenian tradisional khas Sunda terlengkap dan berkualitas.

Tak hanya sohor di dalam negeri, berbagai waditra khas Sunda buatan H. Riskonda ini pun sudah menembus pangsa pasar luar negeri dan sudah mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2015.

Dengan Jepang saja, Sanggar Waditra sudah menjalin kerja sama lebih dari 30 tahun. Untuk penelitian serta turut mempromosikan budaya Sunda kepada masyarakat Jepang.

Semenjak H. Riskonda wafat, kegiatan di Sanggar Waditra dikelola dan diteruskan anaknya, Hedi Risdiana. Sanggar tersebut terbuka untuk pengunjung umum. Di tempat itu bisa membeli alat kesenian Sunda, mempelajarinya hingga mengikuti pelatihan waditra Sunda.

Silakan baca: Seni Tarawangsa, Menghormati Dewi Sri & Hilang Kesadaran

Jika tertarik, silakan datang langsung ke Sanggar Waditra. Tempat ini buka setiap hari, Senin hingga Minggu dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Namun jangan lupa, dalam situasi pandemi saat ini, pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan, ya!*

 

 

Sumber & Foto: Disbudpar Kota Bandung