Rafting dan Tubing di Sungai, Ini Bedanya

rafting
Rafting menuntut kekompakan di atas perahu. (Dok. Upstreamrafting).*

 

Rafting dan tubing merupakan dua aktivitas wisata minat khusus yang memacu adrenalin di sungai. Ada banyak kesamaan di antara keduanya. Akan tetapi, ada perbedaan yang menjadikan masing-masing aktivitas punya sensasi tersendiri. Apa saja? Yuk, simak penjelasan singkat berikut ini.

Rafting atau arung jeram umumnya dilakukan di aliran sungai yang deras. Begitu juga tubing. Demi keamanan dan keselamatan, baik bermain rafting maupun tubing mesti dilengkapi perlengkapan standar. Misalnya, menggunakan pelampung (life jacket) dan helm.

Tak kalah penting adalah mengikuti arahan pemandu dari mulai persiapan, pemanasan, pengarungan sampai kegiatan selesai. Bagi pemula, menyimak safety talk ini sangat disarankan. Apalagi, jika medan yang akan dilalui terbilang ekstrem atau tingkat kesulitannya tinggi.

Lalu, apa saja perbedaannya?

Rafting menggunakan perahu karet yang memuat beberapa orang atau kelompok. Biasanya setiap peserta akan dilengkapi dayung untuk mengayuh. Akan tetapi, pada hakekatnya rafting dilakukan secara bersama-sama dan menuntut kekompakan di atas perahu.

tubing
Tubing dilakukan secara mandiri. (Dok. gobodyrafting.com).*

Sementara itu, tubing tak perlu perahu karena masing-masing peserta akan menggunakan ban karet sebagai media pengarungan dan biasanya diikat webbing. Maksudnya, satu ban untuk satu orang sehingga keseimbangan individu sangat dibutuhkan ketika menyusuri sungai. Jika diperlukan, kadang-kadang peserta dibekali dayung saat tubing.

Meskipun dilakukan secara mandiri, tubing pun tetap menuntut kebersamaan. Adakalanya saat pengarungan mesti bergandengan tangan dengan peserta lain untuk mempertahankan keseimbangan. *

Silakan baca:

Kiat Aman Bermain Rafting Bagi Pemula