BandungKlik – Kabupaten Aceh Selatan kini memiliki magnet baru wisata alam berupa dataran tinggi yang dinamai Puncak Pinto Angen Sigantang Sira. Lokasinya berada di Tapaktuan, yang sohor dijuluki Kota Naga.

Wilayah tersebut terletak di antara Kecamatan Trumon dan Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Tepatnya di Jalan Tapaktuan-Medan, berjarak 78 km dari pusat kota Tapaktuan dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

Destinasi wisata Puncak Sigantang Sira memiliki konsep agroekoeduwisata, yakni memadukan aktivitas pertanian, pelestarian lingkungan, dan pendidikan. Serta bermanfaat bagi masyarakat.

Pada aspek pertanian, pengembangannya lebih kepada kegiatan koleksi beragam jenis tanaman (biodiversity), pelestarian plasma nuthfah, dan kegiatan budidaya. Meliputi pengembangan tanaman hias dan holtikultura, peternakan, serta perikanan dan kehutanan.

Silakan baca: Museum Tsunami Aceh, Pusat Edukasi dan Evakuasi

Semua aktivitas tersebut dilakukan dengan menerapkan kaidah konservasi sebagai upaya pelestarian ekologi. Kawasan wisata ini pun dijadikan sebagai lahan percontohan untuk pengembangan riset dan teknologi melalui kerja sama dengan Politeknik Aceh Selatan.

Pengembangannya masih dilakukan secara swadaya oleh pengusaha muda bernama Tgk. Abrar Muda. Berbekal lahan perbukitan seluas 25 hektar itu, Abrar bertekad menciptakan destinasi wisata baru yang mampu mendorong kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Aceh Selatan.

Sejak penggarapan dimulai pada Oktober 2020, kehadiran destinasi ini telah menjadi magnet wisata baru yang mampu menarik para wisatawan lokal Aceh hingga nasional. Meskipun masih dalam tahap pembangunan.

Puncak dengan ketinggian 400 mdpl itu, menyajikan sensasi yang berbeda kepada pengunjung. Saat berada di puncak, wisatawan akan dimanjakan panorama lanskap lautan, hamparan awan, termasuk sunrise dan sunset.

Silakan baca: Punthuk Setumbu, Spot Sunrise dan Siluet Borobudur

Itulah yang menarik animo besar masyarakat untuk datang. Sehingga membuat Puncak Sigantang Sira kian populer. Bahkan menjadi salah satu nominasi di Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021, untuk kategori Dataran Tinggi Terpopuler.*

 

 

 

Sumber & Foto: Disbudpar Prov. Aceh