Kabupaten Cirebon

lambang kabupaten cirebon

BandungKlik – Berada di daerah pesisir Laut Jawa, Kabupaten Cirebon adalah salah satu pintu gerbang Provinsi Jawa Barat sekaligus Jawa Tengah.

Dilihat dari permukaan tanah, bagian utara kabupaten ini yang dikenal dengan nama jalur Pantura merupakan dataran rendah. Sedangkan bagian barat daya berupa pergunungan yakni lereng Gunung Ciremai.

Secara geografis, wilayah yang terletak di sepanjang jalur pantai utara memiliki ketinggian tanah antara 0 – 10 meter di atas permukaan air laut. Sedangkan wilayah di bagian selatan relatif lebih tinggi. Ketinggian tanahnya antara 11 – 130 meter di atas permukaan laut.

Sebagaimana daerah sekitarnya, Kabupaten Cirebon beriklim tropis. Faktor iklim dan curah hujan di kabupaten ini dipengaruhi oleh keadaan alamnya yang sebagian besar terdiri dari daerah pantai dan perbukitan terutama bagian utara, timur, dan barat.

Dalam hal hidrografi, Kabupaten Cirebon dilalui 18 aliran sungai yang berhulu di bagian selatan, salah satunya Sungai Cisanggarung. Sungai tersebut dipergunakan untuk berbagai kebutuhan masyarakat terutama pengairan persawahan. Pada sektor pertanian, kabupaten ini merupakan salah satu daerah produsen beras di kawasan Pantura.

Dengan luas wilayah 984,52 kilometer persegi, Kabupaten Cirebon dihuni 2.192.903 jiwa pada 2019. Kabupaten ini memang tak bisa dilepaskan dengan perkembangan Islam yang disebarluaskan Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati). Begitu juga dengan Kota Cirebon. Tak heran, wisata religi ataupun wisata ziarah begitu populer di wilayah ini. Terlebih, keberadaan keraton telah memperkuat citra Cirebon selama berabad-abad.

Kabupaten yang dulu bernama Caruban ini memang tak punya banyak destinasi wisata alam. Akan tetapi, kehadiran Wana Wisata Ciwaringin dapat menjadi oasis bagi warga perkotaan yang merindukan pemandangan hijau. Destinasi wisata alam tersebut berada sekira 17 kilometer dari Sumber, ibukota kabupaten ini. *

Website Pemerintah Kabupaten Cirebon : cirebonkab.go.id