Kabupaten Bogor

lambang kabupaten bogor

BandungKlik – Dengan luas wilayah 2.710,62 kilometer persegi, Kabupaten Bogor dianugerahi bentang alam yang sebagian besar berupa dataran tinggi, perbukitan dan pergunungan. Puncak adalah salah satu destinasi wisata populer di kabupaten yang pendiriannya ditetapkan pada 3 Juni 1482 tersebut.

Keberadaan Puncak yang berada di kaki dan lereng Gunung Gede-Pangrango memang tak bisa dilepaskan dengan nama Bogor. Ada banyak potensi pariwisata yang dikembangkan di sana. Wilayah perbukitan ini juga dikenal sebagai tempat peristirahatan oleh sebab kesejukan dan keindahan alamnya. Terlebih, Puncak adalah salah satu wilayah populer yang menghubungkan dua kota besar yakni Jakarta dan Bandung.

Kabupaten dengan populasi terpadat di Jawa Barat yakni 5.965.410 jiwa pada 2019 tergolong berhawa sejuk. Suhu di wilayah ini berkisar antara 20o – 30o Celcius sehingga relatif dingin. Secara klimatalogi, termasuk iklim tropis sangat basah di bagian selatan dan iklim tropis basah di bagian utara dengan rata-rata curah hujan tahunan 2.500 – 5.00 mm/tahun. Sementara di sebagian kecil wilayah timur curah hujan kurang dari 2.500 mm/tahun.

Dataran tinggi Kabupaten Bogor menyimpan banyak potensi wisata alam yang menakjubkan. Ada banyak air terjun atau curug yang eksotis dan tersebar di sejumlah wilayah. Air terjun tersebut antara lain Curug Nangka, Curug Luhur, Curug Cigamea dan Curug Seribu. Selain itu, ada Wana Wisata Gunung Pancar sebagai kawasan rekreasi dan konservasi.

Dari sisi sejarah dan budaya, Kabupaten Bogor tercatat sebagai salah satu wilayah yang menjadi pusat kerajaan tertua di Indonesia. Keberadaan wilayah ini tak lepas dari berkuasanya Kerajaan Tarumanagara sekira abad ke-6 dan ke-7 masehi.

Bukan hanya wisata alam, budaya prasejarah, dan sejarah, Kabupaten Bogor terutama di wilayah Bogor barat juga menyediakan wisata desa agrowisata dan hiburan. *

Website Pemerintah Kabupaten Bogor: bogorkab.go.id