Kabupaten Bandung Barat

BandungKlik – Kabupaten Bandung Barat dibentuk pada tahun 2007 hasil pemekaran dari Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Dengan luas 1.305,77 kilometer persegi, kabupaten ini diwarisi potensi sumber daya alam yang melimpah.

Wilayah geografis Kabupaten Bandung Barat beragam dengan rata-rata ketinggian antara 110 meter dan maksimum 2.242 meter di atas permukaan laut. Dilihat dari kondisi fisik geografisnya, kabupaten yang pusat pemerintahannya berada di Ngamprah ini berbukit-bukit.

Dari total wilayah, penggunaan lahan untuk budidaya pertanian adalah yang terbesar yakni mencapai 66.500,294 Ha. Sedangkan untuk kawasan lindung mencapai 50.150,928 Ha. Karena itu, Kabupaten Bandung Barat punya alam yang sejuk dan hijau yang terbilang luas.

Meski demikian, sejumlah upaya pengembangan wisata alam terus dilakukan pemerintah daerah setempat. Sebut saja di antaranya wisata alam Curug Malela di Gunung Halu yang baru-baru ini direvitalisasi. Selain itu, ada Situ Ciburuy yang romantis di Padalarang, dan Situs Gua Pawon di Cipatat.

Potensi wisata lainnya adalah Curug Walet di Kecamatan Rongga, dan masih banyak lagi. Pendek kata, kabupaten ini tak hanya populer oleh pesona Gunung Tangkuban Parahu yang ikonik dan kawasan wisata Lembang.

Dikaruniai bentang alam yang menakjubkan, wisata alam Kabupaten Bandung Barat sejatinya dapat memberi kontribusi Pendapatan Asli Daerah yang cukup besar. Objek wisata alam di kabupaten berpenduduk 1.699.896 jiwa pada 2019 ini memang tergolong lengkap. Bahkan, banyak yang mengatakan sebagai gudangnya geotrek wisata.

Tak punya laut, memang. Namun, jejaknya masih ada di kabupaten ini. Selain ada bekas laut purba di Citatah dan kaldera gunung purba Sunda yang masih aktif yakni Gunung Tangkuban Parahu, juga ada daerah patahan. Di Lembang terdapat Gunung Batu yang jika naik ke atasnya bisa menyaksikan matahari terbit dan panorama alam yang indah. *

Website Pemerintah Kabupaten Bandung Barat: bandungbaratkab.go.id