Kabupaten Kulon Progo

Lambang Kabupaten Kulon Progo

BandungKlik – Kabupaten Kulon Progo yang menjadi bagian Provinsi Daerah Istimewa Yokyakarta dibentuk pada 15 Okober 1951. Sebelumnya, wilayah ini terbagi atas dua kabupaten, yakni Kabupaten Kulon Progo wilayah Kasultanan Ngayogyakarta dan Kabupaten Adikarta wilayah Kadipaten Pakualaman.

Kabupaten ini terletak di paling barat Provinsi Daerah Istimewa Yokyakarta. Di sebelah barat dan utara berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan di sebelah selatan dengan Samudera Indonesia.

Secara fisiografis, kondisi kabupaten termuda di DI Yogyakarta ini merupakan daerah dataan rendah meski dikelilingi pergunungan di wilayah utara. Sekira 17,58% wilayahnya berada pada ketinggian kurang dari 7 mdpl, 15,2% (8-25 mdpl), 22,85% (26-100 mdpl), 33% (101-500 mdpl), dan 11,37% di atas 500 mdpl.

Kabupaten Kulon Progo terhampar seluas 586,28 kilometer persegi di antara Bukit Menoreh dan Samudera Indonesia. Wilayah kabupaten dilalui Sungai Progo di sebelah timur, Sungai Bogowonto di barat dan Sungai Glagah di tengah. Keberadaan sungai tersebut dan air yang mengalir sepanjang tahun membantu menjaga kondisi permukaan air tanah.

Pada 2019, dengan jumlah penduduk mencapai 430.220 jiwa, mencatatkan Kulon Progo sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk paling sedikit di DI Yogyakarta. Dari total penduduk, sekira 93 persennya memeluk agama Islam.

Kabupaten ini punya beragam objek wisata dan tergolong lengkap. Selain wisata alam dan budaya, ada juga wisata minat khusus, buatan, kerajinan hingga kuliner. Untuk wisata alam pantai sebut saja antara lain Pantai Bugel, yaitu pantai yang terkenal dengan pasir besinya. Sedangkan wisata alam gua antara lain Gua Kidang Kencono dengan sungai bawah tanahnya yang eksotis. *

Website Pemerintah Kabupaten Kulon Progo: kulonprogokab.go.id