BandungKlik – Banyuwangi di Jawa Timur memiliki ikon wisata yang instagenik berupa taman cantik dihiasi 1000 patung penari. Dinamai Taman Gandrung Terakota, yang berlokasi di kawasan Jiwa Jawa Ijen Resort.

Taman yang memesona tersebut merupakan hasil kreasi Sigit Pramono, mantan pekerja di salah satu bank milik negara. Ia terinspirasi oleh Terracotta Warrior and Horses di Tiongkok yang dibangun pada masa Kaisar Qin Shi Huang (259-210 SM).

Penataan Taman Gandrung Terakota Banyuwangi melibatkan kurator seni rupa dari Galeri Nasional Indonesia, sekaligus dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Dr Suwarno Wisetrotomo. Meskipun idenyaada  telah ia dapatkan sejak beberapa tahun lalu, namun pembuatannya baru dimulai awal tahun 2018.

Dibangun di area persawahan berdasarkan filosofi tarian gandrung yang dinilai sebagai kesenian sakral di Banyuwangi. Pada intinya, tari gandrung berasal dari tradisi rakyat yang awalnya sebagai perwujudan rasa syukur pada Dewi Sri (Dewi Padi) atas hasil pertanian yang subur dan melimpah.

Silakan baca: Camilan Khas Banyuwangi yang Patut Dicoba

Karena itu, taman tersebut terletak di lahan sawah aktif yang menampilkan beragam aktivitas para petani. Terakota sendiri merupakan nama lain dari tembikar. Diketahui, patung-patung di sana terbuat dari tembikar.

Sarat Filosofi

Sang pencipta membangun taman ini, bukan asal berkreasi, namun semua itu ada filosofi yang kuat. Patung gandrung terbuat dari sejenis gerabah yang dibakar maksimal dengan suhu 1.000 derajat Celcius. Hal tersebut berarti kualitas patung di bawah keramik dan rapuh, juga berongga dan tidak padat.

patung penari Gandrung
Deretan patung penari Gandrung. (wonderfulimage.id)

Konsep gerabah berongga di dalam patung, menjadi isyarat bahwa tidak ada yang abadi di dunia. Tujuan berkarya dari tembikar ini pun bukan untuk menciptakan sesuatu yang kekal tetapi sementara, sama seperti kehidupan di dunia.

Selain menyajikan deretan patung-patung penari gandrung, taman ini juga menyuguhkan panorama bukit hijau dan hamparan sawah. Pengunjung bisa melihat aktivitas petani yang sedang membajak sawah, area kebun kopi, pohon durian, beraneka jenis bambu, serta tanaman endemik setempat.

Terdapat pula Amfiteater Taman Gandrung Terakota. Di situ bisa menikmati keindahan pegunungan sekitar. Empat gunung pun tampak dari kejauhan, yaitu Gunung Merapi, Raung, Meranti, dan Suket.

Silakan baca: Sitiwinangun, Desa Wisata Penghasil Gerabah

Bergeser ke sebelah barat, pengunjung bisa memandang keindahan Gunung Ijen yang memiliki ketinggian  2.443 meter diatas permukaan laut. Jika pandangan diarahkan ke timur, maka akan tampak Selat Bali dengan airnya yang kebiruan.*

 

Sumber: indonesia.go.id