Percepat Pemulihan Parekraf, Ini Strategi Sandiaga Uno

strategi parekraf desa wisata
Desa Wisata. (dok. kemenparekraf.go.id).*

 

BandungKlik – Dalam upaya mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), Menparekraf Sandiaga Uno siapkan sejumlah langkah strategis. Ada beberapa program yang ia sampaikan dalam Weekly Press Conference di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin (8/3/2021).

Langkah yang pertama terkait program stimulus hibah pariwisata. Kata Sandiaga, tahun 2020 Kemenparekraf memberikan stimulus di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebesar Rp 3,3 triliun. Tahun ini, program stimulus tersebut masih digodok dan belum final.

“Untuk program stimulus yang akan dikeluarkan tahun ini masih dalam tahap pembahasan. Pastinya stimulus tahun ini bertujuan agar para pelaku di sektor parekraf bisa terselamatkan,” kata Sandiaga, dikutip dari laman kemenparekraf.go.id.

Dikatakannya, ada sebanyak 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor tersebut.

Langkah yang kedua adalah penerapan free covid corridor atau travel corridor arrangement yang saat ini dalam tahap finalisasi. Untuk membuka pembatasan ini harus benar-benar memperhatikan aspek kesehatan.

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga masuk dalam langkah strategis Kemenparekraf. “KEK ini sasarannya adalah bagaimana kita menggerakkan ekonomi berbasis insentif kebijakan-kebijakan pemerintah,” kata Sandiaga.

Silakan baca:

Sitiwinangun, Desa Wisata Penghasil Gerabah

Kemenparekraf selanjutnya akan memfasilitasi on boarding program digitalisasi bagi para pelaku ekonomi kreatif. Tahun 2020 program tersebut mencapai 4 juta peserta. Untuk tahun 2021 Menparekraf ingin mencapai 10 – 15 juta pelaku parekraf yang bisa menghasilkan produk berkualitas. Hal ini sejalan dengan kampanye gerakan Bangga Buatan Indonesia dan cinta produk-produk Indonesia.

Pengembangan desa wisata sebagai bagian pilar terpenting pembangunan parekraf juga menjadi fokus strategi yang digulirkan. Pariwisata tak menjadi sektor yang eksklusif tetapi inklusif. Seturut RPJMN 2020 – 2024, Kemenparekraf menargetkan 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri pada 2024. Dari 244 desa wisata, 150 desa wisata berada di lima destinasi superprioritas dan akan diperluas.

Strategi terakhir pemulihan sektor parekraf adalah terkait vaksinasi para pelaku parekraf. Program vaksinasi nantinya akan diperluas di berbagai destinasi di Indonesia secara bertahap. *