Penyanyi Tiara Effendy Tour ‘Gowes Bandung-Bali’ Bawa Misi Sosial

Tiara Effendy
Tiara Effendy (ketiga dari kiri) yang tergabung dalam group Bersua Sapa. (dok. pribadi)

 

Bandungklik  – Inilah kiprah teranyar dara cantik asal Kota Kembang Bandung Tiara Effendy. Penyanyi ini dulu sohor di antaranya tatkala masih bergabung di Kids Percusion Saung Angklung Udjo.

Beranjak dewasa, Tiara dikenal sebagai pelantun ‘Memudar’ yang dirilis pada awal tahun 2021. Setelah dua single-nya masing-masing ‘Wahai Tuan’ dan ‘Merona Merah’ beredar luas.

Kiprah terbaru lainnya ihwal Tiara Effendy, pada Jumat, 17 Desember 2021 di bilangan Hafa Warehouse, Jalan Gudang Selatan No. 88 Kota Bandung. Sang putri dari pentolan Wachdah Band kali ini bersama grup Bersua Sapa menyampaikan rencana tour gowes sepeda Bandung – Bali.

Dengan membawa misi sosial, ingin mempersatukan dan membangkitkan semangat para musisi lokal, atlet, dan brand setelah diterpa badai pandemi.

“Aku mewakili dari begitu banyaknya musisi Bandung, ingin merentangkan tali perkenalan dan persahabatan dengan teman-teman di luar kota. Sepanjang perjalanan dalam rangkaian tour yang sebagian dilakukan melalui perjalanan sepanjang 1100 km dari Bandung, dan finish di Bali,” terangnya.

Masih kata Tiara yang merasa tertantang mewujudkan proyek #VISVALWIT1000KM, serta praktiknya akan dilakukan pada 17 hingga 28 Januari 2022. Salah satunya bakal mengusung kisah perjalanan bersepeda oleh Jerry Rachman, Alman Julhijan, dan Gisza Gabriella selama 10 hari dari Bandung ke Bali.

Silakan baca: Tips Bersepeda di Perkotaan agar Aman dan Selamat

“Tentu selama perjalanan bersepeda ini, akan banyak tempat dan orang-orang yang kami temui. Akan singgah pula di beberapa kota, bertemu para sahabat,” ucapnya.

Tiara menambahkan, di dalam kegiatan ini ada pesan khusus lainnya. Memperkuat semangat lokal dalam hal kecintaan pada brand, kegigihan, atau daya juang para atlet.

“Serta spirit seniman atau musisi lokal yang berusaha menaklukkan dunia, malah,” ujar dia.

Pulau lainnya, Why Not? 

Proyek pertama ini berupa kolaborasi dari para musisi atau seniman, atlet, dan dunia usaha. Terutama dalam kaitan menggeliatkan dunia kewirausahaan seusai negeri ini didera pandemi Covid-19.

Saat Tiara ditanya andai proyek ini sukses, akankah ada petualangan yang menginspirasi kalangan muda ini, diperluas hingga ke pulau Sumatera, Kalimantan dan lainnya?

“Wow, itulah sebenarnya yang kami idamkan. Namun, terpenting yang ini dulu lah.  Bagaimana kita berkolaborasi manis, dengan para generasi muda  atau sahabat kami di Jawa dan Bali,” tuturnya.

Silakan baca: 5 Alat Musik Tradisional Asli Indonesia yang Mendunia

Ia juga menjelaskan dirinya dalam proyek muhibah ke Bali, hanya ikut naik kendaraan. Tak turut ‘bergowes-ria’ seperti Gisza Gabriella dkk. “Tentu, ada harapan, inginnya sampai juga kolaborasi hingga ke pulau Sumatera dan Kalimantan, serta pulau lainnya. Doakan atuh ya, kita bangki!” pungkasnya.* (HS)