BandungKlik – Bagi masyarakat khususnya warga Kota Bandung, sebelum mendaftar vaksinasi booster (lanjutan) Covid-19, ada baiknya memahami FAQ seputar vaksin booster berikut. Frequently Asked Questions (FAQ) ini penting disimak agar program vaksinasi berjalan lancar.

Mengapa kita perlu memperoleh vaksin booster?

+ Meningkatkan imunitas dan memperpanjang masa perlindungan pencegahan penyebaran Covid-19.

Kapan vaksinasi lanjutan (booster) dilakukan?

+ Mulai tanggal 13 Januari 2022 secara bertahap sesuai prioritas.

Siapa saja yang berhak memperoleh vaksin booster?

  • WNI ber-KTP seluruh Indonesia
  • Berusia ≥18 tahun
  • Prioritas untuk masyarakat lansia dan kelompok rentan
  • Jeda dari vaksinasi ke-2 minimal 6 bulan
  • Memiliki e-Tiket vaksinasi booster dari aplikasi Peduli Lindungi

Di mana pelaksanaan vaksinasi lanjutan (booster)?

+ Puskesmas, rumah sakit, fasilitas kesehatan milik pemerintah, dan pos vaksinasi yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Silakan baca: 

Daftar Rumah Sakit di Kota Bandung

Jenis vaksin booster apa yang diberikan?

+ Kombinasi vaksin lanjutan:

Vaksin Primer

Booster

Sinovac½ dosis Pfizer
Sinovac½ dosis AstraZeneca
Astrazeneca½ dosis Moderna
Astrazeneca½ dosis Pfizer
  • Jenis vaksin lanjutan diberikan berdasarkan ketersediaan vaksin dan hasil riset yang disetujui Badan POM, ITAGI, dan WHO.

Apa perbedaan vaksinasi primer dan booster?

  • Vaksinasi primer merupakan vaksinasi dosis pertama untuk memberikan imunitas pada penyakit Covid-19 dalam jangka waktu tertentu secara homolog (jenis vaksin 1 dan 2 sama).
  • Vaksinasi booster adalah vaksinasi setelah vaksinasi primer untuk mempertahankan tingkat imunitas dan memperpanjang masa perlindungan secara homolog dan heterolog.

Mengapa ketentuan vaksinasi booster penerima dosis 1 dan 2 Pfizer dan Moderna belum ada?

+ Belum ada regulasi dosis 3 penerima vaksin primer Pfizer dan Moderna karena vaksin ini baru diberikan kepada masyarakat pada Agustus 2021. Hal ini termasuk bagi tenaga kesehatan.

Mengapa tidak Sinovac?

+ Mulai 2022 vaksin Sinovac diprioritaskan bagi anak usia 6 – 11 tahun. Oleh karena itu, Sinovac tidak dijadikan vaksin booster.

Apakah Anda bisa memilih jenis vaksin booster yang diterima?

+ Tidak bisa. Jenis vaksin ditentukan petugas kesehatan berdasarkan riwayat vaksin dosis 1 dan 2 serta ketersediaan vaksin.

Kapan Anda bisa memperoleh vaksin booster?

+ Setelah 6 (enam) bulan memperoleh vaksin dosis lengkap. Jadwal dan tiket vaksinasi akan muncul di aplikasi Peduli Lindungi.

Apakah Anda bisa mempercepat jadwal penerimaan vaksin booster?

+ Tidak bisa. Jadwal pada aplikasi Peduli Lindungi sesuai ketentuan pemerintah yang mengharuskan minimal 6 (enam) bulan setelah vaksinasi dosis ke-2.

  • Jika sudah ada tiket dosis ke-3, tetapi belum ada jeda 6 bulan dari vaksinasi terakhir maka ditunda sampai berjarak 6 bulan.
  • Jika sudah 6 bulan, tetapi belum ada tiket dosis ke-3 maka vaksinasi ditunda sampai muncul dosis ke-3.

Bagaimana Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) vaksinasi booster?

+ Hasil penelitian vaksin booster setengah dosis menunjukkan peningkatan level antibodi yang relatif sama dengan vaksin booster dosis penuh dan memberikan dampak KIPI yang lebih ringan.

Apa saja yang termasuk KIPI?

+ KIPI biasanya bersifat ringan dan sementara, antara lain:

  • Nyeri pada lengan di tempat suntikan
  • Sakit kepala/ nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Menggigil
  • Mual/ muntah
  • Rasa lelah
  • Demam (ditandai suhu >37,8 derajat Celcius)
  • Mengalami gejala mirip flu dan menggigil semala 1-2 hari.*

 

Sumber: @dinkeskotabdg