BandungKlik – Pemerintah RI melalui Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM memperluas cakupan kebijakan Visa on Arrival (VoA) dan kini berlaku untuk 43 negara.

Di samping itu, khusus untuk pelancong ASEAN dapat bebas visa kunjungan melalui kebijakan Bebas Visa Kunjungan Khusus Wisata  (BVKKW).

Adanya kebijakan VoA atau Visa Kunjungan Saat Kedatangan Khusus Wisata (VKSKKW) yang makin luas menjadi kabar baik bagi pariwisata Indonesia. Untuk itu, Kemenparekraf menargetkan 1,8 – 3,6 juta wisatawan mancanegara berwisata ke Indonesia tahun ini.

“Kami melihat bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara meningkat,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno, dikutip dari @kemenparekraf.ri, Sabtu (9/4/2022). “Perluasan Visa on Arrival ini akan bertahap bertingkat dan berkelanjutan. Tentunya, ini menjadi satu optimisme baru, momentum kebangkitan ekonomi kita dan bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” tutur Sandiaga.

Silakan baca:

15 Alasan Indonesia Jadi Destinasi Liburan Berikutnya

Inilah 7 Alasan Turis Senang Wisata ke Indonesia

Daftar negara

Daftar 43 negara yang mendapat BVKKW dan VKSKKW:

  1. Afrika Selatan
  2. Amerika Serikat
  3. Arab Saudi
  4. Argentina
  5. Australia
  6. Belanda
  7. Belgia
  8. Brasil
  9. Brunei Darussalam
  10. Cina
  11. Cina Taipei
  12. Denmark
  13. Filipina
  14. Finlandia
  15. Hungaria
  16. India
  17. Inggris
  18. Italia
  19. Jepang
  20. Jerman
  21. Kamboja
  22. Kanada
  23. Korea Selatan
  24. Laos
  25. Malaysia
  26. Meksiko
  27. Myanmar
  28. Norwegia
  29. Prancis
  30. Polandia
  31. Qatar
  32. Selandia Baru
  33. Seychelles
  34. Singapura
  35. Spanyol
  36. Swedia
  37. Swiss
  38. Thailand
  39. Timor Leste
  40. Tunisia
  41. Turki
  42. Uni Emirat Arab
  43. Vietnam

Sedikitnya ada 19 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) atau pintu masuk bagi pelaku perjalanan luar negeri dengan BVKKW dan VKSKKW, yaitu:

1. TPI Bandar Udara

2. TPI Pelabuhan Laut

3. TPI Pos Lintas Batas

*

Silakan baca: Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Sudah Dapat Dipesan