BandungKlik – Kismis termasuk olahan buah yang paling populer dan biasanya ada dalam daftar oleh-oleh jemaah yang menunaikan umrah atau haji. Di Arab Saudi, khususnya Mekah dan Madinah, buah anggur yang dikeringkan dan dihilangkan bijinya itu mudah didapat.

Oleh karena itu, tak mengherankan jika jemaah umrah atau haji yang kembali ke Indonesia banyak yang membawa buah tangan yang rasanya manis tersebut. Kismis biasanya dihidangkan sebagai topping salad, kue, roti, dan muffin yang lezat.

Meskipun ukurannya kecil, kismis memiliki kandungan energi dan kaya serat, vitamin, dan mineral. Secara alami, ia tergolong buah olahan yang manis, tinggi gula, dan kalori. Akan tetapi, bermanfaat banyak bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang alias tidak berlebihan.

Kenyataannya, sebagaimana dikutip dari healthline, kismis dapat membantu kesehatan pencernaan, meningkatkan kadar zat besi, dan menjaga tulang tetap kuat. Lain kali, jika Anda mendambakan permen atau manisan, pertimbangkan untuk mengunyah kismis sehingga tubuh akan menuai manfaat yang sehat. Lantas apa saja nutrisi dan manfaat makanan berwarna kuning, ungu atau cokelat kehitaman ini?

Gula dan kalori

Setengah cangkir kismis memiliki sekira 217 kalori dan 47 gram gula. Sebagai referensi, sekaleng soda 12 ons memiliki sekitar 150 kalori dan 33 gram gula, tergantung mereknya. Untuk alasan ini, kismis bukanlah makanan yang rendah kalori atau rendah gula. Tak heran, banyak orang kadang-kadang menyebutnya sebagai “permen alami”.

Jumlah gula dan kalori yang tinggi sering kali ditemukan pada buah kering. Itulah mengapa mengontrol asupan anggur kering ini adalah kuncinya.

Serat

Setengah cangkir kismis akan memberi 3,3 gram serat atau kira-kira 10 hingga 24 persen dari kebutuhan harian, tergantung usia dan jenis kelamin. Serat ini membantu pencernaan Anda, yaitu membantu kenyang lebih lama karena memperlambat pengosongan perut. Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, makan makanan berserat dapat membantu.

Besi

Kismis adalah sumber zat besi yang baik. Untuk setengah cangkirnya mengandung 1,3 miligram zat besi. Itu sekitar 7 persen dari jumlah harian yang direkomendasikan untuk sebagian besar wanita dewasa, dan 16 persen untuk pria dewasa. Mengonsumsi zat besi penting untuk membuat sel darah merah dalam tubuh.

Kalsium dan boron

Olahan buah berbentuk kecil ini mengandung sekira 45 miligram kalsium per porsi setengah cangkir. Ini berarti kira-kira 4 persen dari kebutuhan harian Anda. Kalsium sangat penting untuk tulang dan gigi yang sehat dan kuat.

Antioksidan

Secara alami, antioksidan membantu menghilangkan radikal bebas dari darah dan mencegah kerusakan sel dan DNA. Hal ini dapat menyebabkan penyakit, seperti kanker, jantung, dan stroke.

Senyawa antimikroba

Sebuah studi pada 2009 mencatat bahwa kismis mengandung fitokimia yang dapat meningkatkan kesehatan gigi dan gusi. Fitokimia hadir dalam makanan ini termasuk asam oleanolic dan asam linoleat yang membantu melawan bakteri penyebab gigi berlubang. Kismis sebagai penganti makanan ringan manis sebenarnya dapat menjaga senyum Anda tetap sehat. *

Silakan baca:

Anggur dan 10 Kebaikannya bagi Kesehatan Tubuh

Buah Kurma untuk Buka Puasa, Ini 5 Manfaatnya!