Nurd Kamal, Masjid Paling Utara di Dunia

masjid nurd kamal
Masjid Nurd Kamal di Rusia. (dok. beautifulmosque.com).*

 

BandungKlik – Setelah Uni Soviet pecah, banyak masjid yang dibangun di Rusia. Salah satunya Masjid Nurd Kamal dengan menara yang menjulang di Norilsk Krasnoyarsk Krai. Tempat ibadah bagi umat Islam tersebut punya sesuatu yang unik. Apa itu?

Nurd Kamal adalah masjid yang populer di Rusia khususnya di kawasan Siberia. Bukan bangunan atau sejarahnya yang menjadikan masjid ini spesial, melainkan letak geografisnya. Guinness Book of Records mencatatnya sebagai masjid paling utara di seantero jagat.

Terdiri dari tiga lantai, Masjid Nurd Kamal dibangun pada 1998. Penggagasnya adalah Mukhtad Bekmeyev, etnis Tatar asli Norilsk yang mayoritas Muslim. Arsitekturnya bergaya Turki dengan ciri khas menara dan kubah di bagian tengah atapnya.

Masjid Nurd Kamal adalah salah bangunan terindah di kawasan Arktik. Bila dilihat dari angkasa, bentuk masjid ini segi delapan. Menaranya juga menjulang berbentuk balok, bukan silinder.

Dikutip dari reuters, diperkirakan kota tersebut sekarang menjadi rumah bagi sekira 50 ribu umat Muslim. Hampir seperempat dari total penduduk wilayah ini yang mencapai 210 ribu jiwa. Mereka sebagian besar berasal dari Azerbaijan dan Dagestan yang bekerja sebagai pedagang atau pekerja bangunan.

Silakan baca: Masjid Agung Banten, Salah Satu Masjid Tertua di Indonesia

Sidikov, juru kunci Masjid Nurd Kamal mengatakan, saat musim dingin beraktivitas di masjid ini bisa berada pada suhu mencapai -58 derajat Fahrenheit. Dingin sekali. Angin kutub mencambuk atap emas dan tumpukan salju ke dinding bangunan berwarna pirus itu.

Dia mengaku, penduduk Norilsk termasuk penduduk Muslim banyak yang meninggalkan kotanya. Salah satu sebabnya adalah upah kerja yang kecil. Meski begitu, masjid tetap dibuka setiap malam bagi mereka yang ingin salat, belajar Alquran dan Islam secara keseluruhan.

Seturut sejarah, Islam sudah masuk ke Rusia sejak abad ke-7 ketika pasukan Muslim mengambil alih Persia. Ratusan tahun kemudian Muslim di Negeri Beruang Merah makin berkembang. Terlebih, saat orang-orang Turks, Tatar, dan Mongol menaklukkan Asia Tengah. *