BandungKlik – Awalnya, Museum Kereta Api Bondowoso merupakan sebuah stasiun KA dengan nama Stasiun Bondowoso (Bo). Baru pada tahun 2016, stasiun tersebut dikonversi menjadi museum kereta api pertama di Jawa Timur.

Stasiun Bondowoso sendiri dibangun pada tahun 1893 dan diresmikan pada 1 Oktober 1897 oleh Staatssporwegen (SS). Bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api Jember-Kalisat-Bondowoso-Panarukan.

Jalur kereta api tersebut merupakan kelanjutan dari pembangunan perkeretaapian yang lebih dulu ada. Yaitu jalur Bangil-Pasuruan-Probolinggo yang beroperasi pada tahun 1884.

Jalur kereta api Panarukan-Bondowoso-Kalisat-Jember itu, mulanya difungsikan untuk mengangkut komoditas penting. Seperti tembakau, kopi, beras dan teh dari Jember, Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo ke Port Panarukan.

Silakan baca: Mengenal Sejarah Kereta Api di Museum Sawahlunto

Dalam perjalanannya, Stasiun Bondowoso menjadi stasiun KA terbesar di Bondowoso. Biasa melayani kereta lokal Jember dengan tujuan Panarukan. Namun, pada tahun 2004 Stasiun Bondowoso dan jalur Panarukan-Bondowoso dinonaktifkan karena infrastrukturnya sangat tua.

Peristiwa Sejarah

Ada satu peristiwa sejarah yang menjadi nilai sejarah penting bagi Stasiun Bondowoso. Peristiwa yang terjadi pada 23 November 1947 ini, dikenal dengan acara Dead Carrier. Sebuah kejadian pengalihan 100 pejuang yang menjadi tahanan kolonial Belanda dari Stasiun Bondowoso menggunakan tiga mobil pengangkut barang.

Akibat kondisi gerbong tertutup dan diisi oleh lebih dari 30 orang. Lalu ditambah udara panas kala itu, membuat 46 pejuang tempur Indonesia tewas dalam proses pemindahan. Momen itu pun dikenal sebagai peristiwa “Gerbong Maut”.

Akhirnya, sebagai bentuk pelestarian dan menghormati para pejuang Indonesia terutama yang gugur dalam peristiwa heroik tersebut, Stasiun Bondowoso dikonversi menjadi museum. Peresmian Museum Kereta Api Bondowoso dilaksanakan oleh Bupati Bondowoso, H. Amin Said Husni, pada tanggal 17 Agustus 2016. Bertepatan dengan HUT ke-71 Indonesia.

Silakan baca: Fenomena Alam Blue Fire Kawah Ijen yang Menakjubkan

Museum Kereta Api Bondowoso dibuka untuk umum setiap hari. Dari Senin hingga Minggu, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Destinasi wisata edukasi ini pun telah dilengkapi fasilitas toilet dan musala.*

 

 

Sumber & Foto: kai.id