Mural Bangkitkan Wisata Kampung Tamansari Yogyakarta

Mural Kampung Tamansari
Wisata Mural Kampung Tamansari Yogyakarta. (dok. Dispar Kota Yogyakarta)

 

BandungKlik – Kampung Tamansari di Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta sepi wisatawan akibat dampak pandemi. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, warga pun berinisiatif menghidupkan kembali gelora wisata dengan melukis mural pada tembok rumah warga kawasan Kampung Tamansari.

Akhirnya, niat itupun terlaksana secara baik dan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kota Yogyakarta dengan diresmikannya Mural Kampung Tamansari oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta pada September 2020 lalu.

Tembok rumah-rumah warga seperti di gang RW 8 pun dipenuhi gambar mural yang mencolok sepanjang 100 meter. Semula dinding yang tampak kumuh itu, berubah menjadi tembok penuh warna karya para seniman atas izin warga sekitar. Mural dilukis para seniman lokal dan mancanegara, antara lain dari Yunani, Serbia, dan Finlandia.

Ide gambar mural ini berasal dari para warga sekitar yang prihatin akan kondisi lingkungan mereka di masa pandemi. Mural dibuat dengan berbagai macam tema, seperti tema sejarah, pandemi, aktivitas warga, motif batik, teknologi dan lainnya.

“Untuk tema sendiri, kami RW 8 itu temanya tentang sejarah, khususnya sejarah Tamansari dan Kraton,” ujar Ibnu, Ketua Wisata Kampung Tamansari, dikutip dari situs pariwisata.jogjakota.go.id.

Kini lukisan tembok mural tersebut masih dalam tahap perkembangan. Ke depannya, warga Kampung Tamansari berencana untuk memperluas lukisan mural di berbagai gang sekitar dengan tema berbeda-beda.

Silakan baca: Kampung Berwarna Cibunut, Wisata Artistik di Bandung

“Rencananya kami akan membuat mural lagi di tembok-tembok bangunan yang non heritage dan dinding rumah warga seperti wilayah RW 10 dengan tema motif batik,” sambung Ibnu.

Pengembangan mural Kampung Tamansari dilakukan mandiri oleh warga setempat yang bekerjasama dengan pengurus wisata Kampung Tamansari. Menggunakan bantuan dana stimulan dan swadaya warga setempat.

Keberadaan mural ini pun menjadi alternatif daya tarik wisata bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah Yogyakarta. Khususnya daerah Tamansari dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat.*