BandungKlik – Bagi Anda yang hendak mudik Lebaran naik kereta api, perhatikan dengan baik barang bawaan dan kapasitas bagasi. Jangan sampai berat atau dimensi bagasi Anda melebihi batas yang sudah ditentukan.

PT KAI bakal memulai angkutan Lebaran pada 14 April sampai 3 Mei 2023. Pastinya, demi kenyamanan bersama, pihaknya selalu mengingatkan calon pelanggan untuk membawa bagasi sesuai aturan.

“Pelanggan diperbolehkan membawa bagasi tanpa dikenakan bea dengan berat maksimum 20 kg. Volume maksimum 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70x48x30 cm dan sebanyak-banyaknya terdiri dari 4 (empat) koli (item bagasi),” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Dikutip dari laman kai.id, Kamis (13/4/2023), ada bea tambahan bagi calon pelanggan bila bagasi melebihi ketentuan. Jika saat boarding di stasiun, pelanggan diketahui membawa bagasi melebihi ketentuan maka akan dikenakan bea Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif. Untuk kelas bisnis Rp6.000/kg dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi.

“Adapun pelanggan dengan barang bawaan lebih dari 200 dm3 (70x48x60 cm) tidak diperkenankan untuk membawa barang bawaannya ke dalam kabin penumpang. Disarankan untuk mengangkut barangnya dengan menggunakan jasa ekspedisi kereta api, seperti KAI Logistik,” kata Joni menjelaskan.

Barang bawaan pelanggan dapat diletakkan di rak bagasi di atas tempat duduk. Bisa juga diletakkan di tempat lain yang tidak mengganggu atau membahayakan pelanggan lainnya. Perlu diingat juga, barang bawaan diletakkan dengan baik sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada kereta api.

Barang yang dilarang

Saat naik kereta, ada beberapa barang yang tidak boleh dibawa sebagai bagasi. Barang-barang tersebut meliputi binatang, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya, senjata api/tajam, dan benda yang mudah terbakar/meledak. Selain itu, benda yang berbau busuk/amis atau benda yang sifatnya dapat menganggu/merusak kesehatan dan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

Di luar itu, yang tidak boleh masuk bagasi adalah barang yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan dan barang lainnya yang menurut pertimbangan petugas boarding tidak pantas diangkut sebagai bagasi. Misalnya, karena keadaan dan besarnya yang tidak pantas diangkut sebagai bagasi.

Joni berharap, semua pelanggan dapat mematuhi aturan bagasi saat menggunakan layanan kereta api. “Sehingga perjalanan kereta api tetap nyaman dan menyenangkan,” katanya. *

Silakan baca:

Traveling Naik Kereta Lebih Asyik, Ini 8 Alasannya