MotoGP Indonesia Diundur Jadi Maret 2022

Destinasi Super Priorotas Mandalika
Progres pengembangan sirkuit di Mandalika Nusa Tenggara Barat. (Dok. kemenparekraf.go.id).*

 

BandungKlik – Ajang balap motor MotoGP Indonesia diundur menjadi Maret 2022. Sebelumnya, Indonesia direncanakan menjadi tuan rumah kejuaraan balap paling bergengsi seantero dunia ini pada Oktober 2021.

Sirkuit Mandalika di destinasi superprioritas Mandalika di Nusa Tenggara Barat dipersiapkan untuk menggelar salah satu seri MotoGP. Sirkuit yang masih dalam tahap pembangunan tersebut ditinjau langsung oleh pihak Dorna Sports. Dorna Sports, pemegang hak komersial MotoGP dan WSBK, menginspeksi langsung pra-homologasi di Sirkuit Mandalika.

Pandemi Covid-19 dan belum rampungnya sirkuit memaksa pergelaran MotoGP di Indonesia diundur. Akan tetapi, Mandalika International Street Circuit optimistis bisa menggelar World Superbike (WSBK) pada 14 November 2021.

Namun, mengingat masih berlangsungnya pandemi Covid-19, semua pihak sepakat menyelenggarakan ajang pertama FIM MotoGP World Championship Grand Prix atau MotoGP di sirkuit awal musim depan yaitu pada Maret 2022.

Silakan baca: Mandalika Sajikan Pesona Alam, Budaya & Pariwisata Olahraga

Keputusan menunda MotoGP menjadi Maret 2022 resmi disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir yang dikutip dari rilis ITDC.

“Saya mendukung penuh penyelenggaraan MotoGP pada Maret 2022. Hal ini sejalan dengan program percepatan vaksinasi nasional oleh pemerintah Indonesia,” kata Erick, dikutip dari Antara, Sabtu (10/4/2021).

Pada saat peninjauan, Rabu (7/4/2021), Dorna Sports diwakili oleh Managing Director Carlos Ezpeleta dan Loris Capirossi selaku promotor. Sedangkan FIM mengirimkan safety officer Franco Ucini yang juga mantan juara dunia 500CC 1982.

Selama inspeksi, perwakilan FIM dan Dorna Sports didampingi oleh Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer dan CEO Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah. Mereka  mengaku terkesan pada kemajuan proyek Sirkuit Mandalika dan standar keamanannya.

Dengan direncanakan pada Maret tahun depan, pihak ITDC berkomitmen fokus pada penyelesaian sirkuit jalan raya sepanjang 4,3 Km dengan 17 tikungan. Hal ini demi membawa ajang MotoGP kembali ke Indonesia sejak terakhir digelar ada 1997 di Sentul Kabupaten Bogor Jawa Barat. *