Nama Mochtar Kusumaatmadja, pencetus konsep Wawasan Nusantara, akan disematkan pada salah satu ruas jalan di Jalan Layang Pasupati, Kota Bandung.

 

BandungKlik – Salah satu alasan kuatnya adalah spirit Mochtar Kusumaatmadja telah menjembatani pulau-pulau di seluruh Nusantara. Wawasan Nusantara merupakan gagasan batas teritorial laut Indonesia melalui Deklarasi Djuanda pada 1957.

Sejarah mencatat, Mochtar Kusumaatmadja,  telah berjuang selama 25 tahun melalui jalan diplomasi. Misi terbesarnya untuk menegakkan kedaulatan Indonesia lewat konsep Negara Kepulauan  (Archipelagic State) yang sudah beroleh legalitas pada Deklarasi Djuanda.

Waktu itu, masih berlaku ketentuan yang mengatur wilayah kedaulatan Indonesia bagi setiap pulau sejauh 3 mil. Hal ini memudahkan pihak asing dapat menguasai pulau-pulau di Indonesia.

12 Mil

Djuanda yang diberi mandat oleh Soekarno untuk merumuskan Wawasan Nusantara, menyerahkan penyusunan konsepsi hukum mengenai batas kedaulatan kepada Mochtar Kusumaatmadja.

Konsepsi hukum Mochtar Kusumaatmadja masuk di dalam Deklarasi Djuanda. Dinyatakan Indonesia adalah Negara Kepulauan yang merupakan satu kesatuan dan memiliki batas wilayah teritorial untuk setiap pulaunya sejauh 12 mil.

Mochtar Kusumaatmadja berhasil menyelesaikan tugas diplomasinya selama 25 tahun. Akhirnya, pada 1982, konsep Wawasan Nusantara diakui sebagai konstitusi internasional di tingkat PBB.

Pada 16 November 1994, Konvensi 1982 mulai berlaku secara efektif.

Tahukah Anda, berkat perjuangannya yang tanpa lelah, wilayah perairan Indonesia secara resmi bertambah sekira 3 juta kilometer persegi. Sebelum Deklarasi Djuanda, luas laut Indonesia 2.027.087 kilometer persegi. Setelah Deklarasi Djuanda menjadi 5.193.250 kilometer persegi.

Perjuangan Mochtar Kusumaatmadja dalam memperjuangkan konsep Negara Kepulauan:

  • Delegasi Konvensi Hukum Laut ke-I pada 1958 di Jenewa, Swiss.
  • Delegasi Konvensi Hukum Laut ke-II pada 1960 di Jenewa, Swiss.
  • Pada 1969 memperkenalkan konsep Landas Kontinental yang masih bernafaskan konsep Negara Kepulauan.
  • Pada 17 Februari 1969 menjadi Ketua Tim Teknis Landas Kontinental.
  • Dalam kepemimpinan Mochtar, Tim Teknis Landas Kontinental berhasil menemukan kesepakatan dengan berbagai negara tetangga.
  • Konferensi Hukum Laut ke-III, Mochtar menjadi Wakil Ketua Delegasi Indonesia.
  • Tahun 1982, dipercaya menjadi ketua delegasi pada Konvensi Hukum Laut ke-III di Montego Bay, Jamaika.
  • Tanggal 10 Desember 1982, Konsepsi Negara Kepulauan disetujui dunia internasional.

Profil Mochtar Kusumaatmadja

  • Lahir: Batavia, 17 Februari 1929
  • Wafat: Jakarta, 6 Juni 2021
  • Karier:
  • Wakil Indonesia pada Konferensi Hukum Laut Jenewa, Colombo, Tokyo (1958 – 1961)
  • Wakil Indonesia pada Sidang PBB mengenai Hukum Laut, Jenewa dan New York
  • Menteri Kehakiman Kabinet Pembangunan II (1973 – 1978)
  • Menteri Luar Negeri Kabinet Pembangunan III dan IV (1978 – 1983 dan 1993 – 1988)
  • Guru Besar, Dekan Fakultas Hukum dan Rektor Universitas Padjadjaran, Kota Bandung (1973 – 1974).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mengusulkan Mochtar Kusumaatmadja menjadi pahlawan nasional. *

Silakan baca:

Djuanda Kartawidjaya, “Menteri Marathon” dan PM Terakhir 

 

Sumber:

@humas_jabar

unpad.ac.id