Mie Ongklok, Kuliner Primadona Wonosobo

Mie Ongklok Wonosobo
Mie Ongklok

 

BandungKlik – Di luar pesona keindahan dataran tinggi Dieng, Telaga Warna, dan Bukit Sikunir, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah juga memiliki ragam kuliner khas. Salah satu kuliner khas yang sohor dan jadi primadona, yaitu Mie Ongklok khas Wonosobo.

Hidangan mie ini hampir ada di semua sudut Kabupaten Wonosobo dan selalu diburu para wisatawan saat berkunjung ke sana. Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Wonosobo tanpa mencoba kenikmatan mie ongklok. Apalagi udara dingin di sana sangat cocok untuk menyantap olahan mie.

Mie ongklok diracik dengan potongan kol dan daun kucai, lalu disiram dengan kuah kental yang panas berwarna kecoklatan. Lebih istimewa lagi, disajikan bersama sate sapi dan tempe kemul khas Wonosobo, makin menggugah selera.

Nama mie ongklok berasal dari kata “ongklok” yang berarti alat dari anyaman bambu yang digunakan untuk merebus mie, kol, dan daun kucai. Proses merebus mie, kol, dan daun kucai yang dilakukan dengan cara dicelup-celup ke air panas dalam panci ini disebut diongklok.

Dari sekian banyak warung mie ongklok di Wonosobo, ada satu warung yang sangat legendaris dan selalu ramai pengunjung. Namanya “Mie Ongklok Longkrang” yang sudah ada sejak 1975.

Longkrang sendiri diambil dari nama kampung di mana warung ini berada. Yakni di Jalan Pasukan Ronggolawe No. 14 Kampung Longkrang, Wonosobo. Tak jauh dari pusat kota, berjarak sekitar 1 km atau 10 menit jika berjalan kaki.

Silakan baca: 5 Mie Tradisional Indonesia, Nikmat dan Melegenda

Daya tarik Mie Ongklok Longkrang karena rasanya yang khas. Sang pemilik masih tetap mempertahankan cita rasa yang sama dari dulu hingga kini. Tak heran jika memiliki banyak pelanggan setia.

Jenis mie yang digunakannya yakni mie kuning pada umumnya, namun yang membedakan Mie Ongklok Longkrang dengan bakmi biasa, tekstur kuahnya yang sangat kental karena terbuat dari campuran tepung kanji.*

 

Sumber & Foto: pesona.travel