Meterai 10 Ribu Berlaku 2021, Ini Ciri dan Wajah Barunya

Meterai 10 ribu
Tampilan meterai 10 ribu keluaran 2021 lengkap dengan cirinya. (dok. kemenkeu)

 

BandungKlik – Meterai tempel baru keluaran 2021 dengan wajah baru serta nilai tarif bea meterai sebesar 10 ribu rupiah, mulai berlaku awal tahun 2021 ini. Meterai juga sudah dapat diperoleh di seluruh kantor PT Pos Indonesia.

Meterai yang diperkenalkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan tersebut, akan mengganti meterai lama keluaran 2014. Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama disitat dari laman indonesia.go.id, meterai tempel baru ini memiliki ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui masyarakat.

Ciri umum dan ciri khusus pada meterai tempel 10 ribu itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 4/PMK.03/2021. Berikut ini ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui agar terhindar dari meterai palsu.

Ciri Umum:

  • Terdapat gambar lambang negara Garuda Pancasila;
  • Tertera angka “10000” dan tulisan “SEPULUH RIBU RUPIAH”, menunjukkan tarif bea meterai;
  • Teks mikro modulasi “INDONESIA”;
  • Blok ornamen khas Indonesia;
  • Tulisan “TGL.20”;
  • Mempunyai efek raba.

Ciri Khusus: 

Meterai ini berbentuk persegi empat dengan warna dominan merah muda dilengkapi perekat di sisi belakang. Serat berwarna merah dan kuning yang tampak pada kertas. Kemudian terlihat efek perubahan warna dari magenta menjadi hijau pada blok ornamen khas Indonesia.

Berikutnya tampak garis hologram sekuriti berbentuk persegi panjang yang memuat gambar lambang negara Garuda Pancasila, gambar bintang, dan gambar raster berupa logo Kementerian Keuangan, serta tulisan “djp”.

Di bagian bawah meterai terdapat 17 digit nomor seri. Sebagian cetakan berpendar kuning di bawah sinar ultraviolet dan terdapat perforasi berbentuk bintang pada bagian tengah di sebelah kanan, bentuk oval di sisi kanan dan kiri, serta bentuk bulat di setiap sisinya.

Desain meterai 2021 mengusung tema ornamen nusantara. Tema tersebut dipilih untuk mewakili semangat menularkan rasa bangga atas kekayaan yang dimiliki Indonesia dan semangat nasionalisme.

Sementara itu, terkait stok meterai tempel edisi 2014 yang masih tersisa, masyarakat masih dapat menggunakannya sampai dengan 31 Desember 2021 dengan nilai minimal 9 ribu rupiah.

Silakan baca: Jadwal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021

Caranya bisa dengan membubuhkan tiga meterai masing-masing senilai Rp3.000, dua meterai masing-masing Rp6.000, atau meterai Rp3.000 dan Rp6.000 pada dokumen. Meterai edisi lama ini tidak bisa ditukarkan dengan uang atau dalam bentuk apa pun.

Pihak DJP pun mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada akan meterai tempel palsu dan meterai tempel bekas pakai atau rekondisi. Masyarakat diimbau untuk meneliti kualitas dan mendapatkan meterai tempel dari penjual yang terpercaya.*