Menikmati Daya Tarik Wisata Kampung Blekok Situbondo

Kampung Blekok Situbondo
Menikmati momen sunset di kafe dan spot instagenic di Kampung Blekok.

 

BandungKlik – Desa wisata menjadi pilihan yang tepat untuk tujuan berlibur di akhir pekan untuk sekadar melepas penat bersama keluarga. Seperti Desa Wisata Kampung Blekok di Situbondo, Jawa Timur yang mempunyai daya tarik yang memikat para wisatawan.

Desa Wisata Kampung Blekok menjadi unik karena tidak hanya berfungsi sebagai desa wisata, tetapi juga kawasan konservasi bakau atau mangrove. Destinasi yang cocok untuk rekreasi sekaligus menambah pengetahuan.

Berikut ini ada 5 daya tarik atau atraksi wisata di Kampung Blekok Situbondo yang bisa wisatawan nikmati saat berkunjung ke sana.

1. Habitat Ragam Burung Air

Kawasan konservasi ragam burung air menjadi daya tarik tersendiri Desa Wisata Kampung Blekok. Melalui Peraturan Bupati Situbondo tentang Konservasi Keanekaragaman Hayati, desa wisata ini telah ditetapkan sebagai kawasan bakau yang dihuni oleh burung air jenis ardidae atau lebih dikenal sebagai burung blekok.

kampung blekok
Habitat burung blekok (ardidae).

Jika tertarik bertemu langsung dengan mereka, datanglah ke jembatan kayu atau menara pandang. Waktu terbaik, yaitu pagi hari pukul 05.00 WIB saat burung-burung pergi mencari makan atau pukul 17.00 WIB saat mereka pulang ke sarang.

2. Kerajinan Tangan Warga Lokal

Tak hanya pesoan keindahan alamnya, Desa Wisata Kampung Blekok juga dikenal dengan kerajinan tangan masyarakatnya. Mulai dari pembuatan alat musik menggunakan bahan baku sampah, odheng atau penutup kepala khas Situbondo, kerajinan kayu dan kerang.

Silakan baca: Berkuda di Lautan Pasir, Cara Mudah Menuju Kawah Bromo

Selain dapat membeli kerajinan tersebut sebagai cendera mata, wisatawan juga dapat melihat langsung proses pembuatannya.

3. Jalan-jalan di Hutan Bakau

Daya tarik berikutnya, wisatawan bisa mencoba aktivitas jalan-jalan di hutan bakau (mangrove), Kampung Blekok. Selain menyenangkan juga bisa menambah wawasan.

Kawasan konservasi mangrove ini, didukung sarana yang bisa dimanfaatkan pengunjung. Seperti jembatan kayu di tepi hutan bakau sebagai spot melihat panorama alam hutan mangrove serta burung blekok di sekitar kawasan.

desa wisata kampung blekok
Jembatan untuk jalan-jalan sekitar hutan bakau (mangrove).

Wisatawan pun dapat menyewa perahu nelayan untuk mengelilingi Kampung Blekok. Atau berfoto dengan pemandangan Dermaga Panarukan yang membentang ke tengah laut.

4. Menikmati Sunset

Jika ingin aktivitas yang lebih rileks, wisatawan bisa memilih bersantai sore hari di kafe dan spot instagenic Kampung Blekok. Menyantap hidangan sambil menikmati momen sunset.

Pemandangan senja yang akan ditemui di Desa Wisata Kampung Blekok ini, dijamin akan mewarnai momen liburan menjadi tak terlupakan. Rasa lelah dan penat akibat rutinitas pun bisa hilang.

5. Rujak Petis

Tak lengkap rasanya, jika berkunjung ke Kampung Blekok tanpa mencicipi kelezatan camilan khas di sana, rujak petis. Hidangan yang terdiri dari berbagai sayuran lalu dicampur sejenis sambal manis dari kacang dan juga petis udang.

Silakan baca: Jelajah Wisata Mangrove Sungai Semitan Natuna

Lebih nikmat lagi, diberi tambahan tahu dan tempe untuk menyempurnakan nutrisi. Bagi pecinta makanan segar seperti rujak, segera merapat!*

 

 

Sumber & Foto: indonesia.travel