Mengenang Jajanan Masa Kecil di Mbok Jajan Yogyakarta

Mbok Jajan Yogyakarta
Aneka jajanan dan mainan jadul era 90-an di Mbok Jajan Yogyakarta.

 

BandungKlik – Bagi Anda yang termasuk dalam generasi era 90-an di Indonesia, tentunya sudah akrab dengan aneka jajanan dan mainan jadul masa kecil. Kini kenangan manis masa kecil tersebut bisa dinikmati di Mbok Jajan Yogyakarta.

Mbok Jajan di Kota Yogyakarta ini menyediakan aneka mainan jadul, seperti gimbot, dakon, yoyo, kapal otok-otok. Kemudian ada pula ragam makanan yang juga klasik, di antaranya permen karet Yosan, Mie Gemes, limun Oriental, dan Sukiyaki.

Beberapa mainan dan camilan jadul tersebut memang sudah jarang ditemui di pasaran bahkan hampir punah. Namun di toko Mbok Jajan semuanya bisa ditemukan dan dinikmati untuk bernostalgia dengan masa kecil Anda.

Toko jajanan dan mainan tersebut berlokasi di Jalan Karangkajen Timuran, Brontokusuman, Kota Yogyakarta, DIY. Menempati sebuah bangunan yang sederhana dan khas dengan nuansa tahun 90-an menjadikan, Mbok jajan sebagai surganya jajanan dan mainan jadul khususnya tahun 90-an.

Silakan baca: Museum Mainan 198X Koleksi 3000 Lebih Jenis Mainan

Di samping menyediakan aneka jajanan dan mainan jadul, Mbok Jajan juga menawarkan jasa layanan bagi siapa pun yang berminat untuk dikunjungi dan diberikan edukasi. Mengenai informasi seputar aneka jajanan dan mainan tradisional. Caranya tinggal menghubungi admin Instagram @mbokjajan.

Jika tak sempat berkunjung langsung ke tokonya dan berminat untuk membeli dapat mengunjungi online shop di Instagram dan Shopee Mbokjajan. Apabila ingin berkunjung langsung ke tokonya, bisa datang hari apapun kecuali Selasa. Toko ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB.

Silakan baca: Permainan Pancamain Implementasikan Nilai Pancasila

Mbok Jajan Yogyakarta ini tidak hanya sebatas toko mainan dan jajanan. Namun lebih dari itu diharapkan untuk menjadikannya semacam kampung wisata Mbokjajan yang berorientasi pada permainan dan jajanan jadul sebagai daya tariknya.*

 

 

Sumber & Foto: Dispar Kota Yogyakarta