Mengenal Lebih Dekat 5 Museum Batik di Indonesia

Museum Batik di Indonesia
Museum Nasional Indonesia. (dok. indonesia.travel)

 

BandungKlik – Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang masih dan terus dilestarikan hingga kini. Batik pun semakin dikenal, bahkan sudah diakui sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO. Nah, untuk mengenal lebih dalam budaya Indonesia yang mendunia ini, Anda bisa berkunjung ke 5 museum batik di Indonesia berikut ini.

Museum Nasional Indonesia, Jakarta

Museum ini menjadi museum dengan koleksi terlengkap di Indonesia. Di dalamnya termasuk ragam koleksi batik. Cerita sejarah tentang perjalanan batik di Indonesia dapat diketahui di sana.

Pengunjung pun dapat melihat ragam jenis motif batik dari seluruh wilayah Nusantara. Ditambah koleksi peralatan yang digunakan dalam proses membatik, seperti malam (lilin), canting, serta kain celup maupun kain ikat.

Alamat : Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10110

Telepon : (021) 3868172

Jam operasional : 09.00 WIB – 16.00 WIB

Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta

Museum Ullen Sentalu ini, memiliki berbagai koleksi batik khas Yogyakarta. Mulai dari batik modern, hingga batik kuno yang berusia ratusan tahun.

Museum Ullen Sentalu
Museum Ullen Sentalu.

Selain itu, berkunjung ke museum tersebut bisa mencoba belajar membatik sendiri dengan suasana berbeda. Belajar batik di sana akan ditemani uara yang sejuk dan suasana yang asri.

Silakan baca: Batik Paoman Indramayu, Identik dengan Motif Unsur Laut

Alamat : Jl. Boyong Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta

Telepon : (0274) 895161

Jam operasional : 08.30 WIB- 16.00 WIB

Museum Batik Danar Hadi, Solo

Batik Danar Hadi mungkin tak asing lagi bagi masyarakat, karena merek ini sudah dikenal luas. Namun untuk Museum Batik Danar Hadi, mungkin masih sebagian orang yang pernah ke sana. Lokasinya ada di Kota Solo, Jawa Tengah.

Museum Batik Danar Hadi
Museum Batik Danar Hadi.

Museum ini memiliki bangunan bernilai artistik yang berhasil memadukan unsur kolonial dan modern. Di dalamnya menyimpan koleksi sekitar 10.000 lembar kain batik yang masing-masing memiliki keunikan dan ceritanya tersendiri.

Beragam motif batik dari Solo dan Yogyakarta, bisa kita temui di Museum Batik Danar Hadi. Museum ini pun kerap mengadakan lokakarya proses membatik. Pengunjung bisa belajar membuat batik tulis dengan menggunakan lilin dan canting, serta belajar mewarnai batik.

Alamat : Jl. Brigjen Slamet Riyadi 261, Sriwedari, Surakarta – Jawa Tengah

Telepon : (0271) 714 326

Jam operasional : 09.00 WIB – 16.00 WIB

Museum Seni Neka Ubud, Bali

Bergeser ke Bali, wisatawan bisa mampir ke Museum Seni Neka, Ubud. Museum seni yang didirikan oleh Suteja Neka  pada tahun 1982 itu, mempunyai banyak koleksi seni bertaraf internasional, salah satunya batik khas Bali.

Museum Seni Neka
Museum Seni Neka Ubud

Di museum ini, bisa dilihat ragam motif khas Bali yang terkenal dengan latar alam dan abstraknya, seperti motif sekar jagad Bali, teratai banji, dan juga motif poleng biru. Selain koleksi batik, ada pula kelas membatik untuk umum yang diselenggarakan setiap hari.

Silakan baca: 7 Merek Batik Lokal dengan Desain Kekinian

Alamat : Jl. Raya Campuhan, Desa Kedewatan, Ubud Gianyar- Bali

Telepon : (0361) 975074

Jam operasional : 09.00 WITA – 17.00 WITA

Museum Agung Rai, Bali

Tak hanya Museum Seni Neka Ubud, Bali juga masih punya Museum Agung Rai. Berisi koleksi berbagai corak batik khas Bali yang tak hanya diaplikasikan pada kain, tapi juga pada objek lain seperti kayu dan lontar.

 Agung Rai
Museum Agung Rai.

Sama seperti museum-museum sebelumnya, Museum Agung Rai sebagai pusat budaya, juga kerap mengadakan lokakarya. Bagi Anda yang ingin mencoba menyalurkan kreativitasnya melalui motif batik khas Bali, bisa ikuti lokakarya tersebut.

Alamat : Ds. Peliatan Jl. Bima, Pengosekan, Ubud, Gianyar

Telepon : (0361) 976659, 974228

Jam operasional : 10.00 WITA – 17.00 WITA

 

Sumber & Foto: indonesia.travel