BandungKlik – Area Bersejarah Istanbul dicatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1985 dengan nama Historic Areas of Istanbul. Ini adalah sekelompok situs bersejarah yang memiliki nilai yang luar biasa.

Berlokasi strategis di Semenanjung Bosphorus antara Eropa dan Asia, Istanbul telah berkembang sebagai kota besar dunia. Kota ini pun dikenal sebagai pusat agama dan politik selama lebih dari dua milenium. Bahkan, Istanbul pernah menjadi ibu kota empat kerajaan berbeda hampir 1600 tahun, termasuk Kekaisaran Romawi Timur dan Ottoman.

Beberapa monumen dan struktur di dalam Istanbul sebetulnya masing-masing berhak memperoleh status warisan dunia, seperti Hagia Sophia dan Masjid Biru. Namun, banyak kota besar di Eropa menggabungkan tempat bersejarah mereka menjadi satu Situs Warisan Dunia yang lebih besar. Istanbul adalah salah satu kota tersebut.

Area Bersejarah Istanbul terdiri dari empat area berbeda.

1. Taman Arkeologi Sultanahmet

Bagian dari Situs Warisan Dunia ini mencakup dua atraksi paling populer yaitu Hagia Sophia dan Masjid Biru (Masjid Sultan Ahmed). Hagia Sophia yang dibangun pada 537 adalah awalnya sebagai katedral Kristen Ortodoks Yunani tetapi diubah menjadi masjid kekaisaran setelah Ottoman menguasai Istanbul. Sejak 1934 Hagia Sophia difungsikan sebagai museum dan pada Juli 2020 kembali difungsikan sebagai masjid.

Masjid Biru yang dibangun pada abad ke-17 terletak di seberang Alun-Alun Sultanahmet. Lebih dari 20 ribu ubin keramik buatan tangan melapisi interiornya yang sebagian besar berwarna biru. Masjid Sultan Ahmed adalah salah satu dari hanya empat masjid di Turki dengan enam menara.

Situs penting lainnya di Taman Arkeologi Sultanahmet adalah Hagia Irene, Istana Topkapi, Tembok Kota, dan Tangki Basilika.

Silakan baca: Al Ahsa Arab Saudi, Oasis Terbesar di Dunia

2. Suleymaniye Quartermani

Salah satu situs yang terkenal di area ini adalah Masjid Suleymaniye—masjid kekaisaran Ottoman dari pertengahan abad ke-16. Masjid Suleymaniye tercatat sebagai masjid terbesar kedua di kota Eurasia ini.

3. Zeyrek

Di quarter Zeyrek terdapat struktur bangunan keagamaan yang dibangun pada masa Bizantium. Masjid abad ke-12 ini merupakan contoh arsitektur paling klasik di Konstantinopel. Saat ini, Masjid Zeyrek telah mengalami renovasi dan lebih terawat.

4. Tembok Tanah Theodosian

Area ini adalah sisa-sisa Istana Blachernae di bangian barat laut Konstantinopel. Tembok kuno yang mengelilingi daerah ini dibangun pada abad ke-5 di bawah kekuasaan Theodosius II yakni mantan Kaisar Romawi Timur. *

Silakan baca: “Mesopotamia” Promosikan Budaya dan Pariwisata Turki

 

Sumber: whc.unesco.org