Men PPN Pastikan Sasaran Major Project Destinasi Prioritas

destinasi pariwisata prioritas
Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah salah satu destinasi pariwisata prioritas nasional. (Irwan Akhmad/ Bandung Klik).*

 

BandungKlik – Menteri PPN/ Kepala Beppenas Suharso Manoarfa memastikan sasaran major project destinasi pariwisata prioritas dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022.

Ia memimpin rapat multipihak yang dihadiri sejumlah kementerian atau lembaga terkait.

“Kita juga melibatkan semua kementerian yang turut serta dalam prioritas nasional ini dan memastikan ketersediaan anggaran. Semua mengalami penurunan alokasi akibat refocusing tetapi kita ingin melihat peluang untuk pergeseran. Akan kita satukan,” tutur Suharso di Jakarta, Selasa (25/5/2021).

Dikutip dari Antara, melalui rapat tersebut Suharso berharap ada masukan dari kementerian dan menginginkan realisasinya sesuai target anggaran 2022. Pertemuan tersebut memastikan pengembangan major project destinasi pariwisata prioritas berkelas dunia.

Untuk itu dilakukan dengan diversifikasi daya pikat (atraksi), kualitas aksesibilitas dan amenitas, sumber daya manusia yang terampil. Kemudian daya dukung lingkungan yang berkelanjutan, tata kelola destinasi yang profesional hingga peningkatan lapangan kerja. Tak kalah penting adalah peningkatan pendapatan dan usaha pariwisata berbasis masyarakat.

Major project tersebut mengintegrasikan perencanaan dan penganggaran pembangunan di 10 destinasi pariwisata prioritas yaitu Danau Toba, dan Borobudur dan sekitarnya. Lalu Lombok – Mandalika, Labuan Bajo, Manado – Likupang, Wakatobi, Raja Ampat, Bromo – Tengger – Semeru, dan Bangka Belitung dan Morotai. Semua destinasi prioritas diharapkan mendorong pemulihan ekonomi khususnya di sektor pariwisata.

Dalam rapat itu Suharso menjelaskan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024 mengamanatkan perubahan menjadi pariwisata berkualitas. Sasarannya peningkatan nilai tambah sektor pariwisata, devisa pariwisata, kesiapan destinasi, daya saing industri, partisipasi masyarakat dan kualitas SDM pariwisata.

Pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas dibidik mampu meningkatkan nilai tambah melalui devisa pariwisata sebesar 10,6 – 11,3 miliar dolar Amerika Serikat. Selain itu, penyerapan tenaga kerja pariwisata mencapai 14,7 juta orang, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara 8,5 – 10,5 juta orang. Dan kontribusi PDB 4,3 persen di tahun 2022. *

Silakan baca: 15 Alasan Indonesia Jadi Destinasi Liburan Berikutnya

Silakan baca: Inilah 7 Alasan Turis Senang Wisata ke Indonesia