Melepas Penat di Kawasan Konservasi Tahura Djuanda

tahura djuanda
Salah satu spot di Taman Hutan Raya Djuanda. (Irwan Akhmad/Bandung Klik).*

 

BandungKlik – Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda tak jauh dari pusat Kota Bandung. Kawasan konservasi ini menjadi salah satu alternatif destinasi yang tepat untuk melepas penat.

“Sebagai kawasan konservasi, Tahura Djuanda ini punya daya tarik tersendiri. Kita jaga bersama ekosistem yang ada di sini, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan,” kata Lianda Lubis, Kepala Balai Pengelolaan Tahura Djuanda Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Memang, keeksotisan panorama dan keanekaragaman flora dan fauna yang terpelihara di seputar kawasan menjadikannya magnet tersendiri.

Ada beberapa akses ke Tahura, antara lain lewat Dago Pakar. Pengunjung bisa datang sembari berolahraga, bersepeda atau sekadar jalan-jalan di tengah hawa sejuk di hutan konservasi tersebut.

“Di kawasan Tahura, pengunjung bisa datang dengan menggunakan sepeda atau mungkin berjalan kaki,” ujar Lianda.

Karena pandemi Covid-19, masuk Tahura harus reservasi terlebih dahulu secara online di tahuradjuanda.jabarprov.go.id dan pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan.

Secara kewilayahan, Tahura Djuanda berada di tiga wilayah administratif yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. Terletak pada ketinggian antara 770 s.d. 1.330 mdpl, Tahura Djuanda berhawa sejuk dengan kelembapan 70 hingga 90%. Hutan yang berfungsi sebagai paru-paru kota ini memiliki ribuan jenis tumbuhan.

Sebagai kawasan pelestarian alam, di Tahura seluas 526,98 hektare ini terdapat beragam jenis flora dari dalam dan luar negeri. Semua bisa ditemukan pada blok koleksi tanaman (arboretum) seluas 30 hektare. Di blok tersebut terdapat sekira 40 famili, 112 spesies dengan jumlah mencapai 250 pohon. Aneka flora dari benua Amerika, Afrika dan Asia tumbuh berdampingan dengan flora dan fauna asli Indonesia.

Di dalam Tahura Djuanda ada sejumlah objek wisata menarik. Sebut saja Curug Dago, Curug Omas, Gua Belanda, Gua Jepang, dan Tebing Keraton. Selain itu, ada juga area berkemah dan tempat penangkaran rusa. Dalam waktu dekat akan ada penyelenggaraan Tahura Trail Run Race 2021. *

Tiket masuk:

Wisatawan domestik Rp 15.000

Wisatawan mancanegara Rp 55.000