Malaysia dan Indonesia Bahas Jalur Hijau Pariwisata

pariwisata indonesia malaysia
Suasana malam di kawasan Menara Kembar Petronas Kuala Lumpur Malaysia. (dok. Antara).*

 

BandungKlik – Menteri Pariwisata Malaysia Nancy Shukri mengatakan pihaknya sedang membahas reciprocal green lane/ travel corridor arrangement dengan Indonesia. Pembicaraan tersebut dilakukan guna memulihkan industri pariwisata dan kebudayaan melalui pelancong.

Reciprocal green lane adalah istilah jalur hijau timbal balik, sedangkan  travel corridor arrangement merupakan aturan koridor perjalanan ASEAN.

Silakan baca:

15 Alasan Indonesia Jadi Destinasi Liburan Berikutnya

Saphire Precious, Layanan First Class Bandara Soetta Bagi Traveler

Pembahasan jalur hijau pariwisata disampaikan Nancy di Putrajaya Malaysia pada Selasa (9/3/2021) secara dalam jaringan. Ia mengatakannya usai mengikuti Peresmian Penyertaan Malaysia ke-48 di Pameran Pariwisata Terbesar Dunia ITB Berlin NOW 2021.

“Pemerintah Malaysia juga sedang merencanakan satu bentuk pengesahan yang dikenali sebagai Sertifikat Vaksinasi Pintar,” ujar Nancy, dikutip dari Antara.

Sertifikat Vaksinasi Pintar atau Smart Vaccination Certificate merupakan dokumen pengesahan bagi individu yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19.

Dikatakan Nancy, pihak Kementerian Pariwisata (MOTAC) ingin mengucapkan selamat kepada semua yang terlibat dalam menyukseskan acara pelancongan internasional tersebut.

“Dalam ucapan peresmian saya tadi, saya menyentuh mengenai usaha Malaysia pada masa ini untuk mewujudkan peluang gelembung perjalanan/ travel bubbles. Mulai dengan negara-negara tetangga dan negara-negara hijau yang telah dipastikan oleh World Health Organization (WHO),” tuturnya.

Namun demikian, pelaksanaannya sangat bergantung pada persetujuan bilateral. Yaitu antara negara-negara luar yang terlibat dalam aspek kesehatan, imigrasi, data tracking dan pemantauan secara berkala. Tentu, kata dia, persetujuan akan melibatkan Kementerian Kesehatan Malaysia, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri dan Majelis Keselamatan Negara. *

Silakan baca:

Menparekraf Optimistis Vaksinasi Bangkitkan Pariwisata Indonesia

ACI Nobatkan 3 Bandara AP II Paling Higienis se-Asia Pasifik