Leuwi Kanjeng Dalem, Surga Tersembunyi di Garut

leuwi kanjeng dalem
Wisatawan bermain rafting di Leuwi Kanjeng Dalem. (dok. garutkab.go.id).*

 

BandungKlik – Bagi Anda yang gemar beraktivitas di luar ruang yang memacu adrenalin, Leuwi Kanjeng Dalem bisa jadi pilihan. Destinasi wisata baru ini bak surga tersembunyi dan terbentang di antara Kecamatan Cisompet dan Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat.

Akhir tahun 2020, destinasi wisata air ini baru diresmikan dan dibuka untuk umum. Sebagai tempat indah yang tersembunyi, destinasi ini memang agak terpencil. Dari pusat kota Garut saja jaraknya sekira 96 kilometer.

Lantas, aktivitas apa yang bisa dilakukan di Leuwi Kanjeng Dalem?

Atraksi utamanya tentu pesona panorama alam yang masih alami. Wisata air di sini, tepatnya di Sungai Cisanggiri, pengunjung bakal melewati dua gunung batu yang biasa disebut tonjong. Nah, aktivitas petualangannya adalah arung jeram alias rafting menggunakan perahu karet.

Tak hanya itu, pengunjung bakal disuguhi berbagai produk alam hasil pertanian masyarakat setempat selama perjalanan. Ada aneka sayur-mayur dan buah-buahan segar yang dapat dipetik langsung.

Meskipun menyajikan daya pikat yang menakjubkan tetapi aksesibilitas menuju destinasi ini belum memadai. Infastruktur boleh dibilang masih belum bagus. Oleh karena itu, pemerintah setempat akan membangun jalan baru menuju lokasi dan satu jembatan dengan panjang 16 meter akhir tahun 2021.

Pengembangan wisata air kelas premium ini punya asal usul mengapa dinamai Leuwi Kanjeng Dalem. Cerita singkatnya, konon, zaman dahulu seorang “dalem” sedang mencari mata air di sekitar selatan untuk kehidupan masyarakat sekitar. Tanpa sengaja, ia sampai di suatu tempat yang boleh dibilang “perawan”. Selain tersembunyi—karena memang jauh dari permukiman, tempat ini jarang dijamah orang.

Sembari istirahat, Kanjeng Dalem termenung melihat pesona leuwi (lubuk) ini. Ternyata apa yang ia lihat seperti tempat yang pernah dikunjunginya dalam mimpi. Karena itu, keadaan sekitar pun tak asing lagi baginya.

Para hulubalang dan prajurit yang melihat ini lalu menceritakannya kepada masyarakat. Tersiarlah tempat ini dinamakan masyarakat Leuwi Kanjeng Dalem. *

Silakan baca:

Bermain Body Rafting, Refreshing Hilangkan Penat