BandungKlik – Saat Indonesia menyelenggarakan Asian Games 2018, sukses mendemonstrasikan layanan 5G. Tidak ingin berhenti dari kisah sukses itu, pemerintah kembali menetapkan ambisi menggelar layanan itu di 13 lokasi hingga 2024.

Adapun 13 lokasi yang nantinya sudah bisa menikmati infrastruktur nirkabel 5G, terdiri dari 6 ibu kota provinsi di Pulau Jawa, 5 destinasi wisata superprioritas, Ibu Kota Negara (IKN), dan satu industri manufaktur.

Jika hal itu bisa direalisasikan, tentu menjadi kabar gembira dan catatan prestasi suatu bangsa. Artinya, Indonesia juga akan tercatat sebagai negara pionir penggunaan layanan 5G.

Dilansir laman indonesia.go.id, berdasarkan data International Telecommunication Union (ITU), kini ada 34 negara yang sudah mengoperasikan jenis teknologi selular generasi kelima tersebut per April 2020.

Rencananya, penggelaran 5G di 13 lokasi ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 2/2021 tentang Rencana Strategis Kementerian Kominfo.

Menkominfo Johnny G Plate menjelaskan, pemerintah akan fokus memfasilitasi pergelaran infrastruktur dan jaringan 5G di 13 lokasi hingga 2024. Sebagaimana tercantum dalam Permenkominfo yang baru saja diundangkan.

“Pergelaran akan dilakukan secara bertahap dan pada tahap awal bersifat terbatas di sejumlah titik. Mulai sekarang, operator perlu mulai menghitung monetisasi dari investasi sehingga dapat memilih wilayah dengan profil lalu lintas data yang tinggi, atau yang nyaris menyentuh kapasitas maksimumnya dengan jaringan 4G,” tuturnya dalam keterangan persnya, Kamis (25/3/2021) lalu.

Silakan baca: Berikut 6 Pengembangan Fungsi Drone di Dunia

Lebih lanjut Johnny mengatakan, implementasi tahap awal jaringan 5G ini diselaraskan dengan langkah pemerintah yang tengah menyiapkan aturan tambahan mengenai pengelolaan jaringan 5G. Aturan tambahan ini memuat 5 aspek, yaitu, regulasi, spektrum frekuensi radio, model bisnis, infrastruktur, dan ekosistem, perangkat, dan talenta digital.

Pada tahun ini, Kominfo menyiapkan roadmap 5G nasional. Tahun berikutnya, menyiapkan regulasi atau kebijakan, serta percepatan 5G. Kemudian pada 2023, menyiapkan 11 lokasi dan tahun berikutnya menjadi total 13 lokasi.*