Koleksi Diecast, Kenangan Unik Sepanjang Masa

diecast
Diecast. (Irwan Akhmad/Bandung Klik).*

 

Mengoleksi diecast bukan sekadar kegemaran. Bukan pula cuma disimpan atau dipajang sebagai memorabilia mainan semasa kecil dulu.

 

BandungKlik – Siapa sangka, bagi sebagian orang diecast menyimpan seabreg nilai positif. Paling tidak, bagi sang empunya. Boleh jadi nilai tersebut tak bisa ditukar dengan uang. Karena mainan ini, bagi penggemarnya, mampu memberi kesan dan kenangan unik sepanjang masa.

Meskipun demikian, banyak orang menggemari dan mengoleksi diecast setelah melewati masa remaja.

“Diecast atau tepatnya miniatur adalah benda koleksi yang unik. Ada nilai histori, kebanggaan dan kepuasan tersendiri. Penggemarnya datang dari berbagai kalangan. Tak pandang usia, pangkat atau jabatan,” ujar Willy Maulana, perintis Bandung Diecast Community tempo hari.

Menurut dia, dari sekian banyak ukuran, skala 1:43 dan 1:64 adalah yang paling banyak dikoleksi untuk mobil-mobilan. Namun secara umum, rupa diecast juga bermacam-macam dan tak sebatas miniatur mobil. Ada juga moda transportasi lain, seperti sepeda motor, sepeda, pesawat terbang, kapal, kereta api hingga kendaraan alat berat.

Salah satu hal unik dan mungkin selalu diingat ketika tiba waktu hunting. Konon, kebanyakan penghobi maupun kolektor memperoleh koleksinya dengan cara berburu, di samping barter di antara sesama penghobi.

Tak kalah berkesan adalah berburu dengan  mengunjungi toko-toko mainan, toko online, pameran, bahkan sampai berburu ke mancanegara. Banyak kolektor miniatur itu rela merogoh kocek hingga jutaan rupiah untuk memperoleh satu model yang mereka suka. Tentunya, sebagai tambahan koleksi.

Silakan baca: Museum Mainan 198X Koleksi 3000 Lebih Jenis Mainan

Diecast modifikasi

Diorama diecast. (Irwan Akhmad/Bandung Klik).*

Apa yang diburu tak sebatas produk sekarang, tetapi juga produk lama baik second maupun new old stock yang kian langka. Suatu kali, para diecaster—sebutan pencinta diecast, harus adu kecepatan kala melakukan pemburuan. Terkadang ada yang terpaksa gigit jari karena apa yang diburunya itu keduluan “pemburu” lain.

Namun, Willy menepis, mengoleksi miniatur maian ini bukanlah hobi yang mahal. “Harga satu miniatur bervariasi. Banyak juga yang masuk kategori harga terjangkau. Kisarannya mulai dari 50 ribu hingga jutaan rupiah,” ujar pionir modifikasi diecast itu.

Tak dipungkiri, diecast memang identik dengan mainan anak-anak. Akan tetapi tunggu dulu, mengoleksi mainan ini juga mampu melahirkan ikatan persaudaraan yang kuat. Malah, sebagian penghobi menjadikannya ajang bisnis, kreativitas, dan tentu saja bikin “awet muda!”.

Kreativitas misalnya, bisa lahir dari inovasi dan modifikasi. Miniatur-miniatur yang telah mengalami modifikasi dapat menambah nilai dan mengapungkan prestise koleksi seorang penghobi.

Memang, hasil custom bakal mengubah rupa diecast menjadi di luar standar dan tak sama dengan yang berlaku umum. Namun, dengan konsep custom penghobi dapat mewujudkan warna dan rupa manasuka, seperti dalam bentuk diorama.

Dari sisi nilai jual, modifikasi ini secara langsung mendongkrak pamor diecast secara ekonomis dan kepuasan. Kenyataannya dan ini luar biasa, modifikasi bisa dibuat sama persis dengan bentuk aslinya. Tentu saja, untuk mengaplikasikan hal tersebut diperlukan kreativitas, ketelitian, dan kesabaran. *

Silakan baca: 10 Game Lokal Indonesia yang Tak Kalah Seru