Keunikan Tiga Warna Danau Kelimutu, Ini Maknanya

danau kelimutu festival
Danau Kelimutu di Nusa Tenggara Timur. (kelimutu.id).*

 

Masih menyimpan uang kertas pecahan Rp5.ooo tahun emisi dekade 1990-an? Lihatlah kembali, uang tersebut terdiri dari dua gambar utama, yaitu sasando dan Danau Kelimutu, bukan?

 

BandungKlik – Ya, sasando merupakan alat musik tradisional yang mendunia dari Nusa Tenggara Timur. Lain halnya dengan Danau Kelimutu sebagai salah satu destinasi wisata alam favorit, juga dari Nusa Tenggara Timur.

Rupanya, destinasi ini bukan sekadar panorama yang memukau karena pesona indah warna danaunya. Tiga warna danau, yaitu merah, biru, dan putih, selain unik juga punya makna simbolis menurut kepercayaan masyarakat setempat.

Danau Kelimutu berada di ketinggian sekira 1.639 mdpl. Untuk bisa sampai di sana dan menikmati keindahannya, wisatawan mesti melakukan trekking terlebih dahulu. Meski cukup melelahkan, panorama memukau danau bakal menjadi hadiah besar yang tak akan terlupakan.

Keunikan danau ini telah menjadi daya pikat favorit wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Di samping keindahan alamnya, masyarakat setempat punya ritual tahunan Pati Ka di Danau Kelimutu. Ritual ini dilakukan oleh Suku Lio dalam bentuk pemberian sesaji untuk para leluhur.

danau kelimutu

Silakan baca: Desa Bena di NTT, Sudah Ada Sejak 1200 Tahun Lalu

Makna warna

Dikutip dari Taman Nasional Kelimutu, warna merah “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpul arwah dari orang-orang yang semasa hidupnya suka berbuat jahat. Warna biru “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” berarti tempat berkumpul arwah dari orang-orang yang meninggal di usia muda. Selanjutnya warna putih “Tiwu Ata Mbupu” dimaknai sebagai tempat berkumpul arwah para leluhur yang meninggal ketika tua.

Akan tetapi, Danau Kelimutu dikenal sebagai danau yang warnanya dapat berubah-ubah. Perubahan ini terjadi karena adanya aktivitas vulkanis yang tak memiliki pola yang jelas, tergantung aktivitas magmatis yang terjadi.

Oleh sebab itu, seiring waktu danau yang mulanya punya tiga warna, yaitu merah, biru, dan putih, perlahan berubah sesuai aktivitas vulkanis tersebut.

Terlepas dari makna simbolis warna tersebut, sebetulnya warna danau menjadi parameter penting dalam penentuan status dari aktivitas Gunung Kelimutu. *

Silakan baca: Pesona Labuan Bajo Tak Hanya Pulau Komodo