BandungKlik – Tahun ini, Keraton Yogyakarta kembali menggelar acara Simposium Internasional Budaya Jawa. Seperti sebelumnya, di masa pandemi ini acara kembali diselenggarakan secara daring.

Penyelenggaraan simposium tersebut merupakan salah satu upaya dari Keraton Yogyakarta sebagai pusat Kebudayaan Jawa. Bertujuan untuk terus melestarikan berbagai bentuk ekspresi budaya Jawa yang diturunkan dari nenek moyangnya. Keraton juga memastikan bahwa kekayaan budaya Jawa menjangkau khalayak yang lebih luas dari generasi ke generasi.

Tercatat sejak 2019, Keraton Yogyakarta telah menjadi tuan rumah simposium internasional tentang budaya Jawa. Acara ini digelar bersamaan dengan peringatan hari jadi (Tingalan Jumenengan Dalem) Sri Sultan Hamengkubuwono X yang jatuh setiap tanggal 7 Maret.

Acara dlam bentuk “Webinar & Workshop Internasional Budaya Jawa” ini, akan menyambut akademisi internasional untuk berbagi pemikiran mereka melalui empat webinar. Dapat pula diikuti masyarakat, akademisi, peneliti, dan pemerhati budaya Jawa dari manapun. Untuk berbagi pemikiran dalam webinar yang akan digelar pada tanggal 8 Maret 2022.

Silakan baca: Catat! Calendar of Events (CoE) Kota Yogyakarta 2022

Dalam rangkaian acara simposium ini pun, digelar pameran budaya bertajuk “Jayapatra” secara daring. Berlangsung mulai dari tanggal 8 Maret 2022 sampai dengan 12 Juni 2022, bertempat di Bangsal Pagelaran, Keraton Yogyakarta.

Informasi Acara

Rangkaian acara akan dibuka dan dimeriahkan dengan pertunjukan spesial, “Wayang Wong Gatotkaca Winisuda”. Pagelaran dapat disaksikan secara live streaming di channel Youtube, Kraton Jogja’s, pada tanggal 7 Maret 2022, mulai pukul 18.30 WIB.

Diharapkan masyarakat Jawa, tidak hanya di Indonesia, namun juga di negara-negara lain. Diantaranya Belanda, Suriname, Malaysia, Singapura, Kaledonia Baru, dan sekitarnya dapat berpartisipasi dalam simposium.

Di dalam komunitas-komunitas itu, dapat dilihat beberapa kesamaan ekspresi budaya mereka. Seperti tradisi atau kebiasaan, bahasa, seni pertunjukan, serta filsafat.

Dialog ilmiah, lokakarya, diskusi, dan acara berbasis akademik lainnya, diperlukan untuk menjaga nilai-nilai dan apresiasi terhadap budaya Jawa agar tetap terjaga. Kegiatan tersebut menjadi mungkin untuk diaktualisasikan selama pandemi ini dengan dukungan teknologi.

Silakan baca: 4 Hotel di Yogyakarta Tampil Unik dan Menarik

Informasi lebih lanjut terkait acara Simposium Internasional Budaya Jawa 2022 dapat disimak melalui akun Keraton Yogyakarta. Antara lain Instagram: @kratonjogja & @kratonjogja.event; Facebook: Kraton Jogja; serta via website: symposium.kratonjogja.id.*

 

 

Sumber: visitingjogja